Kampanyekan Jokowi, Emil Dardak: Pembangunan Indonesia Bergerak Nyata

Antara ยท Sabtu, 02 Maret 2019 - 21:11 WIB
Kampanyekan Jokowi, Emil Dardak: Pembangunan Indonesia Bergerak Nyata

Dewan Pengarah Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Emil Elestianto Dardak memberikan sambutan saat Deklarasi Milenial 1JO di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/3/2019). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

SURABAYA, iNews.id – Dewan Pengarah Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Emil Elestianto Dardak berkampanye untuk pemenangan pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/3/2019). Emil menekankan pembangunan di Indonesia yang bergerak nyata selama empat tahun terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya berbicara di sini bukan sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur, melainkan atas nama pribadi sebagai warga Jawa Timur ber-KTP Trenggalek,” kata Emil saat memberikan sambutan di acara Deklarasi Milenial 1JO di Surabaya, yang dilakukan oleh alumni SMA-SMK Suroboyo untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Mantan bupati Trenggalek itu memaparkan, pembangunan selama empat tahun terakhir di masa Presiden Jokowi tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Indonesia yang tinggal di perkotaan, melainkan juga oleh masyarakat di pedesaan hingga pesisir pantai.

“Pembangunan di Indonesia mulai berdaulat, kokoh di Samudera Hindia menjadi poros maritim dunia,” ucapnya.

BACA JUGA:

Tingkatkan Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf, TKN Siapkan Program Kejutan

Ma'ruf Amin: Demokrat Ada di Tengah Makin Banyak Kader yang Ikut ke 01

Emil mencontohkan, para perajin yang tinggal di desa-desa wilayah Kabupaten Trenggalek kini sudah bisa go international melalui jalur-jalur yang dibuka oleh pemerintah pusat. Dulu, masyarakat desa cuma bisa berangan-angan dan bermimpi seandainya ada jembatan sehingga akses menuju perkotaan lancar. Hari ini, angan-angan itu sudah terwujud.

“Melalui program dana desa mereka sudah bisa membangun jembatan dan memperbaiki akses jalan. Masyarakat desa juga bisa merasakan pelayanan kesehatan yang bersih,” kata doktor termuda di bidang ekonomi pembangunan dari Universitas Ritsumeikan Asia Pacific, Jepang, itu.

Menurut Emil, untuk melakukan pembangunan di berbagai pelosok Tanah Air butuh pengorbanan yang besar dari seorang pemimpin negara. Di antaranya dengan menegakkan pemerintahan yang bersih, serta mengalihkan anggaran dari satu tempat ke tempat yang lain.

“Indonesia besar karena bersatunya cita-cita masyarakat yang benci kolonialisme. Tugas seorang presiden adalah menyatukan bangsa dari Sabang sampai Merauke. Saya berbicara nyata bahwa Indonesia selama empat tahun terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi telah menuju ke arah yang benar,” kata Emil.


Editor : Maria Christina