Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aniaya Pedagang Cilok, 6 Anak Punk Babak Belur Dihajar Warga di Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Lagi Asyik Mesum, Sepasang Anak Punk di Jombang Digerebek Satpol PP

Senin, 07 Januari 2019 - 14:33:00 WIB
Lagi Asyik Mesum, Sepasang Anak Punk di Jombang Digerebek Satpol PP
Sepasang anak punk yang diciduk Satpol PP Kabupaten Jombang, lantaran kedapatan berbuat mesum, Senin (7/1/2019). (Foto: Sindonews/Tritus Julan)
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang, menangkap basah sepasang anak punk yang tengah asyik berhubungan intim di sebuah rumah kosong. Keduanya, langsung digelandang ke Kantor Satpol PP Kabupaten Jobang, untuk dilakukan pembinaan, Senin (7/1/2019).

Kasi Keamanan dan Ketertiban Satpol PP Kabupaten Jombang, Ali Arifin mengatakan, tiga anak punk tersebut diamankan petugas penegak ketertiban sekitar pukul 08.05 WIB pagi tadi. Mereka ditangkap di sebuah rumah kosong di sekitaran Simpang Empat Desa Sambong Dukuh, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

"Berdasarkan informasi dari warga yang resah dengan keberadaan anak punk di perumahan kosong itu, kemudian kami lakukan patroli. Saat petugas ke lokasi, ditemukan ada tiga anak punk," kata Ali, Senin (7/1/2019).

Saat ditangkap, sepasang anak punk tersebut diduga tengah berhubungan badan layaknya pasangan suami istri. Sebab, keduanya diketahui dalam kondisi setengah telanjang. Celana jeans mereka terlihat berserakan di lantai rumah kosong itu.

"Satu anak punk berada di luar, sedangkan dua lagi diduga sedang melakukan perbuatan asusila di dalam rumah kosong itu. Ketiganya langsung kita bawa," jelasnya.

Ketiganya langsung digelandang petugas ke kantor Satpol PP Kabupaten Jombang, untuk diberikan pembinaan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui anak punk yang tertangkap basah berbuat mesum itu berinisial SF (18), asal Bojonegoro, dan NAS (19) asal Lamongan. Sedangkan satu lainnya berasal dari Jombang.

"Mereka sudah kami lakukan pendataan dan pembinaan. Kami juga akan memanggil orang tua masing-masing, meskipun dari luar kota, kami akan tunggu sampai mereka datang. Selanjutnya anak punk ini kami bawa ke Dinas Sosial (Dinsos)," ucap Ali.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut