Terjaring Operasi Zebra Semeru 2018, Ibu-Ibu Pengendara Motor Menangis

Sholahudin ยท Kamis, 08 November 2018 - 18:07 WIB
Terjaring Operasi Zebra Semeru 2018, Ibu-Ibu Pengendara Motor Menangis

Seorang ibu pengendara motor menangis saat ditilang polisi dalam Operasi Zebra Semeru di Mojokerto. (Foto: iNews/Sholahuddin)

MOJOKERTO, iNews.id – Seorang ibu-ibu pengendara sepeda motor menangis saat terjaring Operasi Zebra Semeru 2018 di depan Mapolres Mojokerto, Kamis (8/11/2018). Dia berkendara tanpa membawa surat izin mengemudi (SIM) dan STNK.

Pantauan iNews, petugas tampak berusaha menenangkan ibu dua anak dan meminta agar dirinya mengurus denda tilang ke Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Awalnya warga Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, ini berkeras agar bisa terbebas dari penilangan. Namun setelah diberi pengertian, dia akhirnya menerima tilang dengan mata berkaca-kaca, selanjutnya melanjutkan perjalanan.

Dalam operasi penindakan yang digelar di Jalan Raya Mojosari, seluruh pengendara motor tanpa terkecali diberhentikan. Mereka diperiksa kelengkapan surat kendaraan dan kelengkapan safety riding.

BACA JUGA:

Terjaring Operasi Lalu Lintas POM di Timika, Oknum TNI Dihukum Push Up

Mulai Senin Depan, Parkir Sembarangan di Bandung Pentil Ban Dicabut


Menariknya, selain menindak pelanggar, polisi juga memberikan apresiasi bagi pengendara yang memiliki kelengkapan kendaraan. Mereka diberi kesempatan untuk mencabut undian berbagai hadiah yang telah disiapkan.

“Operasi in serentak dengan daerah lainnya. Hanya saja di wilayah Mojokerto ini kami buat sedikit berbeda. Untuk pengendara yang memiliki kelengkapan akan kami beri reward untuk mencabut undiah. Hadiahnya minuman dingin, roti dan helm,” ujar Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Boby M Zulfikar.

Salah satu pengendara mengaku sangat mengapresiasi langkah polisi dalam penindakan dan pemberian reward tersebut. “Baru pertama kali ini saya lihat ada operasi polisi tapi diberikan kesempatan ambil cabut undian. Alhamdulilah saya dapat helm,” kata Purwo, salah satu pengendara yang lengkap surat saat razia.


Editor : Donald Karouw