TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Dukung Syaichona Cholil Jadi Pahlawan Nasional

Ihya' Ulumuddin ยท Jumat, 09 November 2018 - 15:27 WIB
TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Dukung Syaichona Cholil Jadi Pahlawan Nasional

Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin (tengah) berfoto bersama dengan sejumlah kiai, keturunan Syaichona Cholil Bangkalan, Jumat (9/11/2018). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

BANGKALAN, iNews.id – Para petinggi Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur (Jatim) untuk pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin sowan ke keturunan Syaichona Cholil, Jumat (9/11/2018). Mereka bersilaturahmi dengan para kiai sepuh dan tokoh Madura di Ponpes Al-Hikam Bangkalan. Selain itu, mereka juga berziarah ke makam ulama kharismatik Bangkalan tersebut.

“Alhamdulillah, ini Jumat berkah bisa tabarruk dengan para ulama,” kata Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Jumat (9/11/2018).

Selain berziarah, Machfud mengatakan, kedatangannya bersama tim untuk mendukung Syaichona Cholil menjadi pahlawan nasional. Karena itu, kunjungan dan ziarah dilaksanakan bertepatan dengan momen peringatan hari bersejarah itu.

“Besok (10 November) adalah Hari Pahlawan. Kami punya harapan agar Syaichona Cholil bisa ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Kami paham bahwa para kiai pasti tidak memusingkan gelar pahlawan. Tetapi itu wujud penghargaan terhadap jasa ulama, khususnya Syaichona Cholill, yang sangat besar bagi bangsa ini,” katanya.

Machfud menyampaikan, Syaichona Cholil adalah guru para ulama besar, seperti KH Hasyim Asyari, KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Bisri Syansuri, KH Bisri Mustofa, KH Nawawi, dan KH Asad Syamsul Arifin. Banyak pesantren di Indonesia mempunyai keterkaitan dengan Syaichona Cholil, baik langsung maupun tidak.

BACA JUGA:

TKD Jatim Minta Partai Koalisi Wajibkan Caleg Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Erick Thohir Ingin Militansi TKD Jatim Menular ke Daerah Lain

Syaichona Cholil juga meminta KH Asad Syamsul Arifin untuk mengirim isyarah berupa tongkat ke KH Hasyim Asyari, yang kemudian dikenal sebagai awal mula cerita berdirinya Nahdlatul Ulama (NU).

“Dari Syaichona Cholil lahir banyak ulama besar dan tokoh-tokoh yang menjaga bangsa ini dari kehancuran dan perpecahan. Bisa dibayangkan jika tidak ada murid-murid beliau hingga saat ini yang dikenal sebagai ulama penjaga keindonesiaan,” kata Machfud yang datang bersama puluhan jajaran TKD Jatim.

Karena itu, menurut Machfud, perlu inisiasi untuk mengusulkan Syaichona Cholil sebagai pahlawan nasional. “Merisetnya, merancang kajian akademiknya. Kami sepenuhnya berharap itu dan siap mendukung,” kata mantan Kapolda Jatim itu.

Sementara itu, di Ponpes Al-Hikam, kehadiran TKD Jokowi-KH Ma'ruf Amin disambut pengasuh Ponpes Al-Hikam KH Nuruddin A Rahman. Di sana juga digelar pertemuan terbatas dengan 30 ulama Bangkalan dan sekitarnya di antaranya KH Muhaimin Maki, KH Sirajul Umam, KH Fathurrozi Jamil, KH Jazuli Nur, dan KH Mahrus Cholili.

KH Nuruddin A Rahman mengatakan, dari hari ke hari dukungan untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Pulau Madura semakin besar. KH Ma’ruf Amin merupakan ulama sepuh dan mantan pimpinan tertinggi NU. “Kami ini punya kewajiban moral. Kalau kata orang Madura, ta’ teghah (tak tega) melihat beliau berjuang sendirian,” kata KH Nuruddin.

Apalagi, sejumlah kebijakan Jokowi sebagai presiden berjalan di Madura. Yang terbaru menggratiskan Jembatan Suramadu. “Yang Insya Allah bisa bermanfaat bagi warga Madura,” kata wakil Rais Syuriah PW NU Jatim tersebut.


Editor : Maria Christina