Polisi Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu di Banjarmasin

Antara, Deny M Yunus ยท Minggu, 30 Desember 2018 - 21:54 WIB
Polisi Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu di Banjarmasin

Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani menunjukkan barang bukti sabu sebanyak 12 kg yang diamankan dari seorang pengedar. (Foto: iNews.id/Deny M yunus)

BANJARMASIN, iNews.id - Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengungkap peredaran 12 kilogram (kg) sabu-sabu dari seorang pengedar, Sadikin (22). Rencananya, barang haram tersebut akan diedarkan ke warga pada malam tahun baru.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani mengungkapkan, tertangkapnya tersangka Sadikin (22) yang membawa sabu-sabu dalam jumlah besar itu bermula dari informasi yang didapat petugas bahwa akan adanya pengiriman paket besar Narkoba dari Malaysia melalui Pulau Sumatera ke kota Banjarmasin.

Polisi pun coba melakukan pemetaan jaringan hingga mengetahui seorang kurir yang telah menjadi target Satresnarkoba Polresta Banjarmasin akan membawa sabu-sabu itu.

"Informasi awal, diduga sabu-sabu didatangkan dan diedarkan untuk merayakan pesta perayaan malam pergantian tahun di wilayah kota Banjarmasin dan sekitarnya," beber Kapolda, Minggu (30/12/2018).

Kapolda pun mengapresiasi atas kinerja jajarannya yangberhasil mengungkap peredaran narkoba dalam jumlah besar. "Selamat ini keberhasilan besar bagi Satresnarkoba Polresta Banjarmasin yang dibackup penuh Ditresnarkoba Polda Kalsel dalam pengungkapannya," kata Yazid Fanani saat memimpin ekspos perkara ke media di halaman Mapolresta Banjarmasin.

BACA JUGA:

2 Pekan, Polda Sumut Tangkap 12 Kurir Narkoba dan Amankan 41,3 Kg Sabu

Tutup Tahun, Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Senilai Rp66 Miliar

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sumarto menambahkan, kronologis penangkapan dimulai sejak petugas membuntuti pelaku dari Banjarmasin pada 22 Desember 2018 ke Pulau Jawa tepatnya di kota Malang.

Kemudian petugas sempat kehilangan jejak karena pelaku menggunakan KTP dengan identitas palsu guna mengelabui polisi di lapangan.

Namun beberapa waktu selanjutnya, didapat lagi petunjuk bahwa pelaku sudah berada di daerah Sumatera dan petugas pun bergegas untuk menelusurinya dari kota Palembang hingga kota Bandar Lampung.

Setelah di Bandar Lampung, pada 24 Desember 2018, petugas memperoleh informasi bahwa pelaku diketahui berada di Jalan Lintas Timur Sumatera Km 28, Natar, Branti Raya, Kabupaten Lampung Selatan.

Kemudian, sekitar pukul 13.30 WIB, polisi bertemu pelaku yang tengah membawa koper berwarna hitam dan langsung dilakukan penyergapan lantaran gerak- gerik pelaku yang curiga melihat keberadaan petugas hingga sempat berupaya melarikan diri.

"Ternyata memang benar bahwa di dalam koper terdapat 12 paket besar sabu-sabu yang akan dibawa ke kota Banjarmasin," kata Sumarto.

Adapun dari hasil barang bukti yang gagal beredar itu, polisi berhasil menyelamatkan 240.000 pengguna narkoba dengan asumsi 1 gram sabu-sabu bisa dikonsumsi oleh 20 orang.

Kemudian, untuk diketahui sebelumnya pihak Satresnarkoba Polresta Banjarmasin juga sudah berhasil mengungkap 5 kilogram sabu-sabu.

Sedangkan untuk catatan pengungkapan selama tahun 2018, Satresnarkoba Polresta Banjarmasin menangkap 468 tersangka dari 371 laporan polisi dengan barang bukti 18.439,06 gram sabu-sabu, 589 butir ekstasi dan 130.121 butir obat Zenith atau Carnophen.

Sekadar untuk diketahui juga, rekor tangkapan terbesar dalam tindak pidana narkotika di Kalimantan Selatan masih dipegang Ditresnarkoba Polda Kalsel yang menyita sebanyak 20 kilogram sabu-sabu jaringan Malaysia pada 15 Juli 2018 lalu


Editor : Kastolani Marzuki