Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut Bus Penumpang di Mamuju Tengah, 2 Orang Tewas dan 10 Luka
Advertisement . Scroll to see content

Korban Tewas Tsunami di Pandeglang Mencapai 313 Orang

Sabtu, 29 Desember 2018 - 20:35:00 WIB
Korban Tewas Tsunami di Pandeglang Mencapai 313 Orang
Petugas Basarnas bersama relawan mengevakuasi jenazah korban gelombang tsunami Selat Sunda di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Selasa (25/12/2018). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

PANDEGLANG, iNews.id - Korban meninggal dunia akibat bencana tsunami yang menerjang pesisir Pandeglang mencapai 313 orang. Sementara itu, jumlah korban luka-luka mencapai 757 orang, delapan orang hilang dan 33.136 warga mengungsi di sejumlah kecamatan.

"Kami yakin jumlah korban meninggal bertambah," kata Ketua Tanggap Darurat Bencana Lerkol Inf Fitriana Nur Heru saat jumpa pers di Posko Penanggulangan Bencana Tsunami di Labuan, Banten, Sabtu (29/12/2018).

Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BNPB, BPBD, Basarnas dan relawan bekerja keras untuk melakukan evakuasi dan pencarian warga yang hilang.


Tim SAR gabungan itu difokuskan melakukan pencarian warga yang hilang di Sektor I meliputi Pantai Carita-Labuan, Sektor II Pantai PanimbangpTanjung Lesung dan Sektor III Pantai Sumur-Pulau umang. Tim SAR gabungan pada Sabtu (29/12) pagi tadi berhasil menemukan tiga jenazah. "Kami berharap tim gabungan berhasil menemukan korban yang hilang itu," ujarnya.

Menurut dia, sebagian besar lokasi yang banyak ditemukan korban jiwa tersebar di Pantai Panimbang sebanyak 74 orang, Pantai Carita 71 orang, Tanjung Lesung 56 orang dan Pantai Cimanggu 14 orang.

Masyarakat yang terdampak bencana tsunami kebanyakan di sekitar pesisir pantai Pandeglang. Bencana tsunami juga mengakibatkan ratusan rumah warga roboh dan rusak berat.

Saat ini jumlah pengungsi mencapai 33.136 orang yang tersebar di Labuan, Cikedal, Pagelaran, Sukaresmi, Menes, Jiput, Panimbang, Sumur dan Carita. "Kami tetap mengutamakan pencarian warga yang hilang, karena jumlahnya masih banyak yang belum ditemukan," katanya.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut