Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polres Pacitan Diancam Diledakkan, Pelaku Mengaku Residivis Teroris Bawa Airsoft Gun
Advertisement . Scroll to see content

Operasi Aman Tinombala Buru 10 DPO Teroris Anggota MIT di Poso Sulteng

Senin, 31 Desember 2018 - 18:16:00 WIB
Operasi Aman Tinombala Buru 10 DPO Teroris Anggota MIT di Poso Sulteng
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

PALU, iNews.id – Operasi dengan sandi Aman Tinombala 2018 di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) terus mengejar 10 anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Hal itu disampaikan Wakil Kapolda (Wakapolda) Sulteng Kombes Polisi Setyo Boedi.

"Jumlah DPO ada sebanyak 10 orang," ujar Wakapolda saat jumpa pers kinerja Polda Sulteng Tahun 2018 di Mapolda, Senin (31/12/2018).

Dia menjelaskan, hingga akhir tahun 2017, operasi yang saat itu bersandi Tinombala 2018 mengejar tujuh DPO tersisa yakni Ali Muhammad alias Ali Kalora alias Ali Ambon asal Poso. Muhammad Faisal alias Namnung alias Kobar asal Poso, Qatar alias Farel asal Bima NTB, Nae alias Galuh asal Bima NTB, Basir alias Romzi asal Bima NTB. Abu Alim dan Kholid asal Bima NTB.

Sementara berdasarkan keterangan Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto sebelumnya, jumlah DPO terorisme di Poso bertambah tiga orang, yaitu Alhaji Kaliki, Rajif Gandi Sabban alias Rajef, dan Aditya alias Idad, yang merupakan warga Poso dan NTB.

Wakapolda Kombes Polisi Setyo Boedi menuturkan, operasi Aman Tinombala akan berakhir pada 31 Desember 2018. Untuk perpanjangan atau tidaknya operasi masih akan menunggu hasil evaluasi dari Mabes Polri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut