Sudah 17 Mayat TKI Ditemukan Mengapung di Perairan Selat Malaka

Antara, Yusuf Marpaung ยท Rabu, 12 Desember 2018 - 09:00 WIB
Sudah 17 Mayat TKI Ditemukan Mengapung di Perairan Selat Malaka

Tim Basarnas dan Polres Bengkalis mengevakuasi mayat yang diduga TKI di Perairan Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau. (Foto: iNews/Yusuf Marpaung)

PEKANBARU, iNews.id – Hingga saat ini, sudah 17 jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ditemukan di perairan Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis Riau. Mayat pertama ditemukan Sabtu, 24 November lalu dan mayat ke-16 dan ke-17, ditemukan pada Senin petang (10/12/2018). Mereka diduga menjadi korban kapal tenggelam saat akan pulang dari Malaysia ke Indonesia.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Jim Gafur mengatakan, data yang dihimpun dari BPBD Bengkalis menyebutkan jumlah korban hilang kurang lebih sebanyak 20 orang. “Sampai saat ini sudah ditemukan sekitar 17 orang. Tujuh orang di antaranya ditemukan tanpa identitas,” kata Jim Gafur di Pekanbaru, Rabu (12/12/2018).

BACA JUGA: 

Kronologi Penemuan 11 Mayat TKI yang Terapung di Selat Malaka Riau

Polda Kepri Gagalkan Pengiriman 29 TKI Ilegal ke Malaysia Lewat Laut

Dua jenazah terakhir yang ditemukan pada Senin petang (10/12/2018), tanpa identitas. Dengan menggunakan kapal Basarnas, mayat dibawa menuju Pelabuhan Bengkalis untuk kemudian ke RSUD Bengkalis untuk ditindaklanjuti.

BPBD Bengkalis ikut melakukan pencarian jenazah TKI tersebut dengan melakukan penyisiran di Perairan Desa Pambang Pesisir, Desa Papal dan Desa Perapat Tunggal, Kecamatan Bantan. BPBD bergabung dalam tim bersama Basarnas, dan Satpol Air Bengkalis dalam proses pencarian yang sudah berlangsung selama lebih dari 12 hari sejak November 2018.

Polda Riau telah membuka pos pengaduan di RS Bhayangkara di Kota Pekanbaru untuk masyarakat yang merasa anggota keluarganya menjadi korban kapal tenggelam dari Malaysia tersebut. Sejumlah mayat yang tanpa identitas juga menjalani proses identifikasi di RS Bhayangkara.

Polda Riau belum bisa menyimpulkan penyebab kematian para korban apakah karena kapal yang digunakan TKI benar-benar tenggelam atau ada sebab lainnya. Polisi masih melakukan penyelidikan. Dari beberapa mayat yang berhasil diidentifikasi dan keterangan keluarga korban, mereka para TKI yang dalam perjalanan pulang dari Malaysia ke Bengkalis dengan menggunakan speed boat pancung. Di perjalanan, kapal diduga tenggelam.


Editor : Maria Christina