Ratusan Mahasiswa UIN Makassar Tawuran, 3 Luka Terkena Lemparan Batu

Bugma ยท Senin, 22 Oktober 2018 - 18:07 WIB
Ratusan Mahasiswa UIN Makassar Tawuran, 3 Luka Terkena Lemparan Batu

Mahasiswa dari dua fakultas saling kejar saat bentrok di Kampus II UIN Makassar, Kabupaten Gowa, Sulsel, Senin sore (22/10/2018). (Foto: iNews/Bugma)

GOWA, iNews.id – Ratusan mahasiswa dua fakultas di Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), terlibat tawuran, Senin sore (22/10/2018). Tiga orang mahasiswa terluka akibat terkena lemparan batu di wajahnya.

Tawuran antara mahasiswa Fakultas Syariah dan Dakwah ini diduga dipicu mahasiswa yang tidak terima seorang temannya dikeroyok oleh mahasiswa fakultas lain. Bentrokan terjadi di belakang gedung perkuliahan Kampus II UIN Makassar, Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Dari pantauan iNews, ratusan mahasiswa saling serang dengan melemparkan batu dan membawa balok kayu di belakang gedung perkuliahan Fakultas Syariah. Mahasiswa dua fakultas ini saling kejar hingga ke depan gedung perkuliahan.

Akibat bentrokan ini, tiga orang mahasiswa dari salah satu fakultas mengalami luka di kepala karena terkena lemparan batu. Mereka langsung dievakuasi ke klinik Kampus UIN Makassar.

BACA JUGA:

Tawuran, Mahasiswa 2 Fakultas UIN Makassar Saling Lempar Batu

Saling Lempar Batu, Tawuran 2 Desa di Minsel Nyaris Pecah

Petugas kepolisian dari Polsek Somba Opu yang tiba di Kmpus UIN Makassar terpaksa melepaskan sejumlah tembakan peringatan untuk menghentikan bentrokan kedua fakultas.

Wakil Rektor Kampus II UIN Makassar, Aisyah Kara memaparkan, bentrokan itu diduga dipicu oleh aksi pemukulan terhadap salah seorang mahasiswa jurusan Jurnalistik di Fakultas Dakwah dan Komunikasi saat bermain futsal, Jumat pekan lalu, oleh mahasiswa jurusan Falaq Fakultas Syariah dan Hukum. Pemukulan berlanjut hingga ada sejumlah orang yang mengeroyok mahasiswa tersebut.

“Anak Ilmu Falaq itu memukul anak Jurnalistik, ramai-ramai, dikeroyok gitu. Setelah kejadian itu, di sini sempat ada negosiasi antara senior Syariah dan Dakwah. Cuma persoalan tadi itu, dia memukul lagi. Saya tadi sudah suruh ratusan mahasiswa mundur. Yang saya tahu sampai sekarang ada tiga korban,” kata Aisyah Kara.

Sementara Kapolsek Somba Opu Kabupaten Gowa, Kompol Soma Miharja mengatakan, polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab bentrokan mahasiswa dari dua fakultas. Mereka menerima sejumlah informasi yang diduga menjadi pemicu tawuran.

“Kami masih selidiki. Ada beberapa informasi terkait dengan penyebab kenapa terjadi bentrok antara dua fakultas di UIN Makassar ini. Kami akan dalami penyebabnya. Namun, kami perkirakan bentrokan ini karena ada kesalahpahaman antara mahasiswa,” kata  Kompol Soma Miharja.

Selain melukai sejumlah mahasiswa, bentrokan ini mengakibatkan puluhan motor milik mahasiswa yang terparkir rusak terkena lemparan batu. Tak hanya itu, sejumlah kaca jendela gedung perkuliahan pecah akibat terkena lemparan batu.


Editor : Maria Christina