Caleg PKS Pasaman Barat yang 8 Tahun Cabuli Anak Jadi Buronan Polisi

Eka Guspriadi ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 20:05 WIB
Caleg PKS Pasaman Barat yang 8 Tahun Cabuli Anak Jadi Buronan Polisi

Caleg PKS, Alhuda kini jadi buronan polisi karena melarikan diri usai mencabuli dan menganiaya anaknya sendiri di Pasaman Barat, Sumatera Barat. (Foto: iNews.id/Eka Guspriadi)

PASAMAN BARAT, iNews.id - Alhuda, caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang terdaftar di daerah pemilihan (Dapil) III Pasaman Barat, Sumatera Barat, kini jadi buronan polisi.

Caleg DPRD tersebut dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan pencabulan terhadap anaknya sendiri (17). Aksi bejat caleg partai berlambang bulan sabit itu ternyata sudah dilakukan sejak korban masih berusia 10 tahun atau masih kelas 3 SD tepatnya pada 2011 lalu. Pencabulan terakhir terjadi paa 28 Februari 2019 lalu.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Imam Pribadi Santoso mengatakan, tindakan bejat pelaku baru diketahui setelah korban melaporkan kejadian pencabulan itu kepada neneknya pada Rabu, 6 Maret 2019 lalu.

“Kemudian nenek korban ini menceritakannya ke ibu korban berinisial AL. Saat dikonfirmasi, pelaku justru memukul korban. Setelah itu, pelaku melarikan diri,” kata Kapolres, Kamis (14/3/2019).

BACA JUGA: 8 Tahun Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Caleg PKS Dilaporkan ke Polisi

Melihat kejadian tersebut, kata Kapolres, ibu bersama korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Pasaman Barat. Setelah mendapat laporan, jajaran Satreskrim melakukan penyelidikan dengan melakukan visum terhadap korban.

“Setelah dilakukan visum, maka kasus tersebut ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Kita masih mengejar pelaku yang merupakan bapak kandung korban,” katanya.

Kapolres menambahkan, pelaku yang saat ini melarikan diri akan dijerat Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.


Editor : Kastolani Marzuki