Marak Isu LGBT di Padang, Satpol PP Razia dan Tangkap 10 Pasangan

Budi Sunandar ยท Rabu, 14 November 2018 - 15:13 WIB
Marak Isu LGBT di Padang, Satpol PP Razia dan Tangkap 10 Pasangan

Sejumlah muda mudi yang terjaring dalam razia Satpol PP Kota Padang di kawasan Marapalam. (Foto: iNews/Budi Sunandar)

PADANG, iNews.id – Satpol PP Kota Padang merazia sejumlah tempat kos dan salon di kawasan Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (14/11/2018). Dalam operasi itu, 10 pasangan diduga penyuka sesama jenis diamankan untuk mendapat pembinaan.

Pantauan iNews, puluhan petugas Satpol PP membuka satu per satu pintu kamar kos wanita maupun lokasi usaha salon di Marapalam. Penyisiran ini berdasarkan informasi adanya komunitas lesbian, gay, bisexual, and transgender (LGBT) yang menjadikan kawasan itu sebagai tempat berkumpul sehingga meresahkan masyarakat.

"Informasi yang kami terima seperti itu. Kami tindaklanjuti dengan dua hari pengintaian. Setelah memastikan adanya komunitas LGBT, kami langsung lakukan razia,” ujar Kasatpol PP Kota Padang Yadrizon.


BACA JUGA:

Delik RCTI: Perangkap Cinta Sejenis

Begini Pengakuan Pria Gay yang Ditangkap Sedang Bugil di Kamar Hotel


Dia menjelaskan, awalnya menangkap dua pasangan diduga LGBT. Hasil pengembangan akhirnya petugas mengamankan 10 pasangan penyuka sesama jenis.“Mereka sudah mengakuinya,” ucapnya.

Kendati demikian, dia menampik informasi beredar yang menyebut jumlah LGBT di Padang mencapai ribuan. “Mereka ini (LGBT) memiliki komunitas-komunitas sendiri. Seperti yang kami amankan dalam razia, mereka bagian kecil dari kelompok komunitas LGBT yang berjumlah 30-an pasangan,” katanya.

Dia mengungkapkan akan semakin gencar melakukan razia. Hanya saja, pemerintah masih dilematis karena penanganan LGBT sampai saat ini belum ada regulasi hukum yang mengaturnya. “Kami hanya bisa memberi pembinaan dan pendataan. Setelah itu mereka kami serahkan ke dinas sosial,” ucapnya.


Editor : Donald Karouw