Kulonprogo Tawarkan Tiga Lokasi Embarkasi Haji dekat Bandara NYIA

Kuntadi ยท Jumat, 30 November 2018 - 15:08 WIB
Kulonprogo Tawarkan Tiga Lokasi Embarkasi Haji dekat Bandara NYIA

Ilustrasi pemberangkatan jamaah haji. (Foto: Okezone).

YOGYAKARTA, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo, DIY, mengajukan tiga tempat untuk pendirian embarkasi haji di daerah tersebut. Tawaran ini menyusul rencana pembangunan bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA).

Adanya usulan baru ini, maka sudah ada empat alternatif lokasi embarkasi haji di dekat Bandara NYIA. Sebelumnya Pemkab Bantul uga telah mengajukan usulannya yang bertempat di Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul.

Tiga tempat yang diusulkan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo kepada Gubernur DIY, antara lain dua lokasi di Kecamatan Temon. Yakni di Desa Kaligintung dan Desa Plumbon. Satu lagi berada di Desa Karangsewu Kecamatan Galur.

"Ketiga lahan itu merupakan tanah kas desa," kata Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Kulonprogo, Heriyanto, saat dikonfirmasi di Yogyakarta, DIY, Jumat (30/11/2018).

BACA JUGA: CJH Embarkasi Surabaya Gelar Salat Gaib Doakan Korban Gempa Lombok

Di Desa Kaligintung, lahan yang ditawarkan dengan luas mencapai 15 hektare dan hanya berjarak 1,1 kilometer dari bandara. Lokasi ini sangat strategis dan berada persis di kawasan jalan nasional.

Sementara, di Desa Plumbon tersedia sekitar 49 hektare. Lokasinya hanya berjarak 4 kilometer dari bandara.

Sedangkan lokasi terakhir yang ditawarkan berada di desa Karengsewu Kecamatan Galur. Luas lahan yang tersedia sekitar 5,9 hektare dengan jarak dengan Bandara NYIA sekitar 10 kilometer.

"Lokasi ini juga cukup strategis karena berada di tepi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Jawa," ujar dia.

BACA JUGA: Bandara NYIA Diharapkan Mampu Optimalkan Ekspor DIY

Menurutnya, ketiga usulan itupun sudah direspons oleh Pemprov DIY. Mereka telah turun untuk melakukan pengecekan di lapangan. Bahkan, jajaran Pemkab Kulonprogo diundang untuk menggelar rapat koordinasi.

Anggota Komisi D DPRD DIY, Soleh Wibowo, mengatakan usulan dari Pemkab Kulonprogo telah sampai di DPRD DIY. Pihaknya pun sudah melakukan pembahasan di internal komisi. Serta melakukan konsultasi ke Kementerian Agama.

"Usulan dari Pemkab Kulonprogo sudah kita dibahas," ujarnya.

Dari beberapa alternatif lokasi ini, dia mengatakan, sepertinya Desa Kaligintung yang akan dipilih untuk direkomendasikan ke gubernur. Pertimbangannya hanya berjarak kurang dari satu kilometer ke lokasi bandara baru.

"Lokasinya sangat dekat, itu pertimbangannya," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal