Seorang Diri, Nenek di Kulonprogo Berhasil Gagalkan Pencurian di Rumah

Kuntadi ยท Jumat, 30 November 2018 - 16:48 WIB
Seorang Diri, Nenek di Kulonprogo Berhasil Gagalkan Pencurian di Rumah

Petugas Polsek Kokap, Kulonprogo mengolah TKP pencurian di rumah Mbah Tuminem. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Aksi heroik dilakukan Mbah Tuminem (70) warga Dusun Papak, Desa Kalirejo, Kecamatan Kokapseorang, Kabupaten Kulonprogo. Meski tinggal seorang diri, Mbah Tuminem berhasil menggagalkan aksi kawanan pencuri yang hendak menggasak barang-barang di rumahnya, Jumat (30/11/2018) dini hari.

Namun, Mbah Tuminem harus mendapat perawatan medis di rumah sakit akibat mengalami sejumlah luka setelah melawan pencuri karena menolak menunjukkan tempat penyimpanan barang berharganya. Korban juga mengalami shock akibat kejadian itu.

Kapolsek Kokap, AKP Satrio Arif Wibowo mengatakan aksi pencurian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, kondisi Dusun Papak diguyur hujan deras. Jarak rumah korban dengan tetangganya juga cukup jauh.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), menurut Kapolsek, pelaku masuk ke rumah korban dengan mencongkel jendela. Namun ketika pelaku berhasil melepas kaca jendela, aksinya diketahui korban dan sempat melawan. “Akibatnya korban menderita luka pada bagian kepalanya. Kasus ini masih kita selidiki,” kata Satrio.

BACA JUGA:

Tak Tahu Terima Kasih, Mantan Pembantu Curi Keris dan Mobil Majikannya

Ketahuan Curi Motor Warga, Mantan Santri di Nunukan Ditangkap Polisi

Menurut Kapolsek, petugas masih kesulitan mendapatkan informasi kasus pencurian itu. Selain korban masih shock dan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Rizki Amalia Media, Temon, juga minim saksi. “Korban tinggal seorang diri dan jarak rumah korban dengan tetangganya cukup jauh,” ucapnya.

Meski begitu, kata Satrio, petugas sudah sudah mengambil beberapa sampel sidik jari yang tertinggal pada jendela dan kaca yang dilepas pelaku. Namun, barang apa saja yang hilang belum diketahui. Termasuk berapa pelaku yang melakukan aksi percobaan pencurian dan penganiayaan ini. “Korban belum bisa dimintai keterangan, dia masih shock,” ucapnya.

Dari olah tempat kejadian perkara, kondisi rumah korban dalam kondisi berantakan. Namun beberapa harta milik korban masih ada, seperti sepeda motor maupun tv.

Tetangga korban, Sutini mengatakan, pada dini hari Tuminem ke rumahnya untuk menumpang tidur. Dia mengatakan baru saja dipukuli oleh seseorang yang tidak dikenalnya. Dia juga mengeluhkan sakit setelah habis dipukuli.

Saat itulah, suami Sutini langsung mengecek ke rumah korban. Namun pelaku yang telah tega menganiaya korban sudah kabur dan tidak diketemukan. “Karena mengeluhkan sakit kita bawa ke rumah sakit,” tuturnya.

 


Editor : Kastolani Marzuki