372 Peserta Ikut Lelang Tender Pembangunan IKN Nusantara Senilai Rp1,84 Triliun
JAKARTA, iNews.id - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan mulai dilakukan pada semester II 2022. Kini proses lelang tender untuk pembangunan beberapa proyek sudah mulai dilakukan.
Mengutip laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), beberapa proyek telah ditenderkan dengan total proyek sebesar Rp1,847 tirliun.
Adapun beberapa proyek tersebut antara lain seperti Pembangunan Bangunan Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung pada Kawasan Istana Kepresidenan di IKN Nusantara yang diikuti oleh 64 peserta dengan nilai proyek Rp1,4 triliun.
Selanjutnya, Manajemen Konstruksi Pembangunan Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung pada kawasan Istana presiden di IKN Nusantara dengan nilai proyek Rp26,35 miliar dengan jumlah 30 peserta tender.
Pematangan Lahan Dimulai, Gedung Ini yang Pertama Dibangun di IKN
Selain itu juga dilakukan proses lelang untuk Manajemen Konstruksi Penyiapan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Tahap II yang diikuti oleh 37 peserta senilai Rp9,8 miliar.
Rusia Minat Garap Kereta di IKN Nusantara, Otorita IKN Akan Koordinasi dengan Kemenhub
Kemudian, ada juga proyek untuk penyiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) tahap II yang di ikuti oleh 70 peserta tender dengan nilai Rp374,73 miliar.
Lalu, Pembangunan jalan bebas hambatan: Paket Dokumen perencanaan pengadaan tanah (DPPT) jalan bebas hambatan IKN (seksi 3A, 3B, 5A) dengan nilai tender Rp3,7 miliar yang diikuti 31 peserta.
Investor UEA Lirik Proyek IKN Nusantara, Erick Thohir: Sangat Optimistis
Pengawasan teknik Jalan Tol IKN Segmen sp. Tepandung - Jembatan Pulau Balang dengan jumlah peserta sebanyak 79 peserta dengan nilai tender 14,78 miliar
Selain itu juga dilakukan untuk Core Team Perencanaan dan Pengawasan Jalan Tol IKN yang diikuti oleh 67 peserta tender dengan nilai kontrak Rp18,25 miliar.
Keamanan IKN Dipertebal, Lanal Balikpapan jadi Lantamal
Editor: Aditya Pratama