4 Sosok Pebisnis Inspiratif yang Jarang Terdengar

Muhammad Aulia ยท Minggu, 26 Januari 2020 - 15:02 WIB
4 Sosok Pebisnis Inspiratif yang Jarang Terdengar

Ilustrasi bisnis. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak sekali cerita kesuksesan bisnis dari tokoh-tokoh terkenal yang mungkin Anda sudah sering dengar selama ini. Meski demikian, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencari lebih dalam lagi mengenai kisah-kisah kesuksesan bisnis dari tokoh-tokoh lainnya. 

Kisah mereka tentunya tidak kalah informatif dengan kisah orang sukses dari tokoh-tokoh terkenal seperti Bill Gates, Warren Buffet, Jeff Bezos, hingga Steve Jobs. Oleh sebab itu, tulisan ini akan memaparkan mengenai beberapa kisah membangun bisnis yang sukses dari tokoh-tokoh yang selama ini kurang terekspos oleh masyarakat luas.

Charles Phillips

Phillips pada awalnya memulai karier sebagai kapten di Kesatuan Marinir Amerika Serikat (AS). Selama menjadi Marinir, Phillips mendapatkan berbagai keahlian seperti kemampuan berpikir cepat, belajar cepat, hingga terbiasa berkomunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat mulai dari pejabat negara hingga masyarakat biasa. Setelah masa tugasnya sebagai Marinir usai, Phillips sekarang melanjutkan kariernya di perusahaan teknologi Infor. Selama dia bekerja di sana, Infor terus berkembang pesat, di mana jaringan e-commerce perusahaan tersebut berhasil mencatatkan nilai transaksi senilai 100 miliar dolar AS per tahunnya.

John Paul DeJoria

DeJoria pada awalnya hanya bekerja sebagai pengantar koran sebelum kemudian bekerja sebagai pengemudi hingga penjahit untuk memperoleh uang tambahan. Pekerjaan tersebut pada akhirnya menghantarkan dirinya untuk bekerja di perusahaan sewa mobil, di mana dia berjumpa dengan Paul Mitchell yang nantinya meminjamkan uang 700 dolar AS kepada DeJoria untuk merintis bisnis. Keduanya kemudian membentuk perusahaan perawatan rambut terkenal bernama John Paul Mitchell Systems. DeJoria sendiri diperkirakan memiliki nilai kekayaan sebesar lebih dari 3 miliar dolar AS.

Kevin Plank

Plank saat ini adalah CEO dari perusahaan penyedia pakaian fitness Under Armour. Plank pada awalnya hampir bangkrut sebelum kemudian merintis Under Armour. Plank sendiri nekat untuk mengalokasikan 20.000 dolar AS tabungannya yang tersisa dan mengajukan kredit utang senilai 40.000 dolar AS untuk membangun perusahaannya. Perjuangannya pun pada akhirnya mulai terbayarkan seiring dengan usahanya yang mulai terus berkembang. Salah satu penjualan awal terbaiknya adalah berhasil menjual produk-produknya dengan nilai 17.000 dolar AS kepada Georgia Tech University. Skala penjualannya terus meningkat hingga ke konsumen seperti tim-tim liga football AS yang tergabung dalam National Football League (NFL)

Jan Koum

Saat ini ada banyak orang yang sering menggunakan aplikasi WhatsApp untuk komunikasi sehari-hari. Namun demikian, masih banyak orang yang belum mengetahui kisah di balik kesuksesan tersebut, khususnya mengenai Jan Koum yang merintis aplikasi tersebut. Jan Koum lahir di sebuah desa kecil dekat Kiev, Ukraina yang berasal dari keluarga kurang mampu. Peruntungannya mulai berubah saat dia dan keluarganya bermigrasi ke California dan Koum mulai mempelajari teknologi komputer di waktu senggangnya. Hal ini membuatnya dipekerjakan oleh Yahoo! Pada tahun 1997 sebagai ahli insinyur infrastruktur teknologi dan bekerja di sana selama kurang lebih 10 tahun. Seiring berjalannya waktu, Koum melihat adanya potensi keuntungan dari penggunaan aplikasi dalam smartphone. Hal ini mendorongnya untuk merintis aplikasi WhatsApp dan pada akhirnya menjualnya ke Facebook dengan harga mencapai 19 miliar dolar AS.

Editor : Ranto Rajagukguk