Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek usai Libur Nataru
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Jalan Tol Indralaya-Prabumulih yang Dibangun Sejak Tahun 2018

Selasa, 31 Oktober 2023 - 11:06:00 WIB
5 Fakta Jalan Tol Indralaya-Prabumulih yang Dibangun Sejak Tahun 2018
Jalan tol Indralaya-Prabumulih yang dibangun sejak 2018 dilengkapi dengan seumlah teknologi canggih. (Foto: dok Humas BPJT)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jalan tol Indralaya-Prabumulih melengkapi konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Hal tersebut diharapkan mampu memperlancar konektivitas di pulau Sumatera dan menumbuhkan perekonomian di wilayah tersebut.

Saat ini JTTS telah bertambah dengan adanya jalan tol Indralaya-Prabumulih sepanjang 64,5 Km yang merupakan bagian dari pembangunan Jalan Tol Simpang Indralaya - Muara Enim.

Jalan Tol Simpang Indralaya-Muara Enim dengan total panjang seluruhnya mencapai sekitar 119 Km dan terbagi menjadi 2 Seksi, dimana untuk Seksi 1 Simpang Indralaya-Prabumulih sepanjang 64,5 Km, dan Seksi 2 Prabumulih-Muara Enim sepanjang 54,5 Km. 

Berikut 5 fakta jalan tol Indralaya-Prabumulih yang dibangun sejak tahun 2018, sebagaimana dihimpun iNews, Selasa (31/10/2023):

1. Persingkat Waktu Tempuh

Jalan tol Indralaya-Prabumulih akan mempersingkat waktu tempuh Palembang-Prabumulih menjadi hanya 1 jam saja. Selain itu juga mempersingkat waktu tempuh dari Prabumulih ke Bandara Mahmud Badaruddin II Palembang.  

2. Dua Simpang Susun

Jalan tol Indralaya-Prabumulihelewati wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Muara Enim, dan Kota Prabumulih yang dilengkapi dua Simpang Susun, satu Gerbang Tol, dan dua TIP (Rest Area) Tipe A.

3. Teknologi Geofoam

Uniknya jalan tol Indralaya-Prabumulih ini menggunakan inovasi teknologi Geofoam (lapisan busa) pada oprit jembatan atau material balok dengan beban ringan untuk menanggulangi lapisan tanah yang labil. 

4. Dipasang WIM 

Jalan tol Indralaya-Prabumulih juga telah dipasang timbangan Weight In Motion (WIM), diharapkan dapat mengetahui kendaraan berat yang terindikasi Over Dimension dan Over Load (ODOL) seperti yang sudah diterapkan pada Gerbang Tol Bakauheni di Lampung.

5. Teknologi PVD dan Preloading

Selain itu menggunakan inovasi teknologi treatment PVD dan preloading untuk mempercepat pengurasan air dalam tanah serta menerapkan digitalisasi konstruksi Building Information Modelling (BIM). 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut