Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Konser Dadakan Juicy Luicy Bikin Bandara Soetta Ramai! Pengunjung Sing Along
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Pilot Batik Air Tertidur saat Penerbangan Kendari-Jakarta, Nomor 3 Pesawat Keluar Jalur

Sabtu, 09 Maret 2024 - 16:26:00 WIB
5 Fakta Pilot Batik Air Tertidur saat Penerbangan Kendari-Jakarta, Nomor 3 Pesawat Keluar Jalur
Pilot dan kopilot Batik Air ID6723 dengan rute Kendari-Jakarta tertidur dalam penerbangan pada 25 Januari 2024.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pilot dan kopilot Batik Air ID6723 dengan rute Kendari-Jakarta tertidur dalam penerbangan pada 25 Januari 2024. Hal ini diketahui dari penyelidikan yang dilakukan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Menurut laporan KNKT, Kedua kru kokpit tertidur selama 28 menit berdasarkan pada putusnya komunikasi kru dengan petugas air traffic control (ATC) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. 

Hal ini dianggap sebagai kejadian serius yang berdampak pada kesalahan navigasi, meski tak berdampak pada penumpang maupun kru. 

Untuk diketahui, kru pesawat Airbus A320 merupakan seorang pilot berusia 32 tahun dan kopilot berusia 28 tahun. Berdasarkan jadwal penerbangan yang dirilis Batik Air, waktu tempuh penerbangan seharusnya 2 jam dan 35 menit. 

Berikut fakta-fakta pilot Batik Air rute Kendari-Jakarta yang tertidur dalam penerbangan sebagaimana iNews.id rangkum, Sabtu (9/3/2024).

1. Bawa 153 Penumpang

Pesawat Batik Air ID6723 yang diketahui terdapat insiden kru tertidur selama 28 menit pada 25 Januari 2024 diketahui membawa 153 penumpang. Pesawat tersebut berjenis Airbus A320 dengan kode registrasi PK-LUV.

2. Kopilot Kurang Waktu Istirahat

Menurut penyelidikan KNKT disebutkan bahwa kopilot pesawat pada penerbangan tersebut kurang istirahat, sehingga menyebabkan dirinya tidak sengaja tidur saat mengambil kendali menggantikan pilot yang sebelumnya menyampaikan hendak istirahat. 

Kopilot memberi tahu rekannya bahwa dia tidak beristirahat yang cukup pada malam sebelumnya karena dia baru menyambut kelahiran anaknya yakni sepasang anak kembar berusia satu bulan.

3. Pesawat Keluar Jalur

Penerbangan Batik Air ID6723 dengan rute Kendari-Jakarta diketahui saat pilot-kopilot tertidur. Hal ini bermula saat pesawat terbang dengan arah 250 derajat dan berada di sebelah timur titik seharusnya.

Satu menit setelah kontak dengan petugas ATC, kopilot secara tidak sengaja tidur. Petugas ATC bertanya kepada kru berapa lama pesawat A320 terbang pada jalur saat ini, namun tidak ada jawaban. 

Petugas ATC juga berkali-kali menghubungi kru, termasuk meminta pilot dari pesawat lain untuk membantu memanggil kru, namun tak ada tanggapan. Kemudian, sekitar 28 menit setelah kopilot tertidur, kapten terbangun dan menyadari pesawat tidak berada di jalur yang benar, dan dia kemudian membangunkan kopilot serta menjawab panggilan dari ATC wilayah Jakarta. 

4. Dapat Teguran Keras dari Kemenhub

Akibat insiden tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan teguran keras kepada Batik Air dan akan melakukan investigasi secara khusus terkait insiden pilot dan kopilot tertidur bersamaan saat melakukan penerbangan. 

Menurut Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, maskapai perlu memperhatikan waktu dan kualitas istirahat pilot dan awak pesawat lainnya yang mempengaruhi kewaspadaan dalam penerbangan.

5. Kronologi Pilot-Kopilot Batik Air Tertidur

Kru pesawat telah bersiap sejak 01.25 WIB, di mana penerbangan pertama dari Jakarta dijadwalkan berangkat pada 02.55 WIB. Selama persiapan penerbangan, kopilot mengabarkan pilot bahwa dia kurang istirahat.

Menurut laporan KNKT, pesawat berangkat dari Jakarta ke Kendari pada pukul 20.14 Universal Time Coordinated (UTC) atau 03.14 WIB. Selama penerbangan, pilot mempersilakan kopilot untuk istirahat. Kemudian, kopilot beristirahat di kokpit dan tidur sekitar 30 menit. 

Pesawat tiba di Kendari pukul 23.11 UTC atau 07.11 WITA. Namun, ATC mengabarkan bahwa cuaca di bawah standar dan bandara belum buka. Setelah bertahan selama 30 menit di udara, pesawat mendarat di Kendari pukul 07.11 waktu lokal. 

Lalu, pesawat terbang dari Kendari untuk kembali ke Jakarta pada pukul 00.05 UTC atau 08.05 WITA. Namun, dalam penerbangan kali ini, pilot bertindak sebagai pilot monitoring (PM) dan kopilot yang sebelumnya sudah tidur bertindak sebagai pilot flying (PF).

Kemudian, pada pukul 00.37 UTC atau 08.37 waktu lokal kedua kru kokpit itu melepas headset mereka dan volume loudspeaker kokpit dikencangkan. Pilot pun meminta izin ke kopilot untuk istirahat dan izin diberikan. Setelah pilot tertidur, kopilot kemudian mengambil alih tugas.

Pilot sempat terbangun pada pukul 01.22 UTC atau 09.22 WITA dan menawarkan kopilot untuk bergantian tidur. Namun, kopilot menjawab bahwa dia tidak ingin istirahat. Setelah berbincang sekitar 30 detik, pilot kemudian melanjutkan tidurnya.

Dalam kesempatan tersebut kopilot bertindak sebagai PF dan PM sekaligus. Dia pun sempat meminta Pusat Kontrol Area atau Area Control Center (ACC) Makassar untuk terbang menuju 250 derajat. ACC Makassar menginstruksikan pesawat untuk menghubungi ATC Jakarta atau ACC Jakarta.

Setelah itu kopilot berkomunikasi dengan ACC Jakarta dan ACC memberikan instruksi arah terbang pesawat. Namun, kopilot tertidur setelah 10 detik setelah berkomunikasi dan mengikuti instruksi ACC Jakarta pada 01.43 UTC. Sekitar 12 menit setelah transmisi rekaman terakhir dengan kopilot atau pukul 01.56 UTC, ACC Jakarta bertanya ke pesawat dan tidak mendapatkan respons dan diduga keduanya tidur.

Lalu, pada pukul 01.57 UTC atau 08.57 WIB ACC Jakarta kembali bertanya ke pilot dan kopilot namun kembali tak mendapat respons. Pada 02.11 UTC atau 09.11 WIB pilot dan kopilot terbangun dari tidur dan sadar bahwa pesawat sudah tidak lagi berada di jalur penerbangan yang benar.

Pada kesempatan tersebut pilot terbangun terlebih dahulu dan kemudian melihat kopilotnya tertidur dan membangunkannya. Pilot sempat memberitahu ACC Jakarta bahwa pesawatnya mengalami masalah radio komunikasi dan saat ini masalah itu sudah tertangani. Pesawat kemudian terbang dan mendarat di Jakarta dengan lancar.

Untuk diketahui, pilot dan kopilot yang tertidur ini merupakan kru yang sama mengoperasikan penerbangan Jakarta-Kendari pada pagi harinya. Penerbangan itu dijadwalkan berangkat pada pukul 02.55 waktu setempat dan mereka harus login pada pukul 01.25.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut