Anitisipasi Kepadatan, Jasa Marga Imbau Pemudik Tak Berlama-lama di Rest Area saat Mudik Lebaran
JAKARTA, iNews.id - Direktur Operasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Fitri Wiyanti mengimbau kepada calon pemudik agar tidak berlama-lama di rest area saat arus mudik Lebaran. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya kepadatan di rest area pada periode mudik Lebaran 2023.
Jasa Marga memproyeksikan tingkat kunjungan ke rest area akan meningkat hingga empat kali lipat pada saat periode mudik Lebaran 2023. Diharapkan para pemudik untuk tidak berlama-lama di rest area, salah satunya dengan membungkus makanan yang dipesan.
"Untuk di rest area sebaiknya tidak berlama-lama, dianjurkan untuk take away makanan, karena pengunjung rest area jumlahnya bisa meningkat tiga sampai empat kali lipat dari kondisi normal," ujar Fitri dalam konferensi pers virtual, Kamis (13/4/2023).
Pemerintah memproyeksikan jumlah pergerakan orang pada periode mudik Lebaran 2023 akan meningkat signifikan jika dibandingkan dengan periode mudik pada tahun lalu. Salah satu penyebabnya ketika pembatasan mobilitas selama pandemi Covid-19 telah dicabut.
3 Rest Area Fungsional Disiapkan saat Mudik Lebaran 2023, Berikut Daftarnya
Oleh karena itu, Jasa Marga juga mengimbau kepada masyarakat atau calon pemudik agar bisa menyusun jadwal keberangkatannya, seperti berangkat lebih awal. Sehingga diharapkan kepadatan kendaraan tidak terjadi pada satu hari tertentu.
Simak, 14 Rest Area Jalan Tol yang Sediakan SPKLU saat Mudik Lebaran 2023
Jasa marga sendiri memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi mulai 19 April 2022. Hal ini seiring dengan pengumumanan pemerintah terkait cuti bersama lebih awal.
Prediksi lalu lintas puncak arus mudik pada tanggal 19 April 2023 (H-3), sebesar 138.000 kendaraan di KM 66 Tol Jakarta-Cikampek atau naik 2 persen dari tahun lalu sebanyak 135.000, atau naik 154 persen dari normal 2022 sebanyak 54.000.
Antisipasi Antrean, BPJT Tambah 1 Lajur di Depan 3 Rest Area Tol Trans Jawa
Jasa Marga menilai volume lalu lintas keluar Jabodetabek H-7 hingga H+7 (16 hari) akan naik 6,77 persen jika dibandingkan dengan Lebaran 2022 sebanyak 2,6 juta. Distribusi lalu lintas ke arah timur/trans Jawa (52 persen), ke arah Barat/Merak (27,8 persen), dan ke arah Selatan/Ciawi (20,2 persen).
Sementara pada arus balik, Jasa Marga memprediksi puncaknya akan terjadi pada 25 April 2023. Untuk volume lalu lintas masuk Jabodetabek H-7 hingga H+7 (16 hari) melalui empat gerbang tol utama sebesar 2,66 juta kendaraan atau naik 3,71 persen jika dibandingkan dengan lebaran 2022 sebanyak 2,56 juta.
Prediksi lalu lintas puncak arus balik pada 25 April 2023 (H+2), sebesar 178.000 kendaraan di KM 66 Tol Jakarta-Cikampek atau naik 5 persen dari puncak arus balik tahun lalu sebanyak 170.000 atau naik 237 persen dari normal 2022 sebanyak 53.000.
Editor: Aditya Pratama