Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Setelah Soeharto dan Gus Dur, BJ Habibie Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Antar MD Pictures IPO, BJ Habibie: Harus Berkembang, Tidak Boleh Rugi

Selasa, 07 Agustus 2018 - 13:12:00 WIB
Antar MD Pictures IPO, BJ Habibie: Harus Berkembang, Tidak Boleh Rugi
Mantan Presiden RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie. (Foto: Okezone.com)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Mantan Presiden RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie ikut mengantarkan PT MD Pictures Tbk melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia.

Keterkaitan BJ Habibie dengan MD Pictures terjadi saat rumah produksi film itu menggarap film memoir tentang istri Habibie, Ainun lewat film Habibie & Ainun dan prekuelnya, Rudy Habibie. BJ Habibie menjadi tokoh utama kedua film yang diperankan oleh aktor Reza Rahadian.

Dalam sambutannya, Habibie memberikan dukungan kepada MD Pictures yang memutuskan menjadi perusahaan publik. Dia juga menantang MD Pictures untuk menjadi perusahaan produksi film yang unggul dari perusahaan lainnya.

"Kita bersama-sama membina satu perusahaan nasional. Pemilik satu perusahaan itu harus berkembang tidak boleh rugi nanti tidak bisa bayar pajak dan kehilangan lapangan pekerjaan. Its not important dia punya siapa," ujarnya saat pembukaan perdagangan saham di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (6/8/2018).

Sebagai salah satu pelaku dunia perfilman, Habibie menyatakan alasannya masuk ke industri film Indonesia karena Ainun. Dia bercerita semasa hidupnya Ainun senang menghabiskan waktu menonton televisi.

"Saya masuk dunia film kerena ibu Ainun. Bu Ainun itu paling rajin, kalau saya banyak kerja dia nonton TV Cinta Fitri. Dia ikuti itu," kata dia.

Mantan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu mengapresiasi keputusan MD Pictures untuk IPO. Dia juga mendorong perusahaan produksi film lainnnya untuk melantai di bursa.

"Saya sangat bersyukur Manoj (Direktur Utama MD Pictures, Manoj Punjabi) menjadi ujung tombak membuka mereka kesempatan di dunia kita sendiri untuk menjadi unggul tidak mengenal SARA," ucapnya.

Perfilman menurutnya dapat menjadi elemen yang penting bagi penyebaran informasi di masyarakat. Apalagi di era globalisasi saat ini dimana informasi menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari.

"Ada masyarakat yang bebas tapi tidak merdeka, ada masyarakat yang merdeka tapi tidak bebas. Tapi dalam globalisasi kita harus mengatasi semua kendala. Informasi menjadi elemen yang sangat menentukan. Cara memberikan informasi bisa saja vokal bisa tapi bisa saja akting dan semua," katanya. 

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut