Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Harga Pangan 5 Maret 2026: Cabai Rawit-Telur Ayam Naik, Minyak Goreng Turun
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Kelangkaan Pangan dengan Intensifikasi, Wapres Pastikan Stok Beras Bulog Aman

Senin, 05 Desember 2022 - 14:31:00 WIB
Antisipasi Kelangkaan Pangan dengan Intensifikasi, Wapres Pastikan Stok Beras Bulog Aman
Wapres Ma'ruf Amin memastikan pemerintah menjaga stok beras di Perum Bulog aman. (Foto Setwapres).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memastikan pemerintah menjaga stok beras di Perum Bulog aman. Salah satu upaya yang dilakukan dengan intensifikasi pertanian agar tak terjadi kelangkaan pangan, terutama beras.

“Ya kita memang sudah mengantisipasi untuk melakukan berbagai upaya-upaya terutama masalah beras serta kebutuhan yang lainnya dan melalui upaya intensifikasi,” ujar Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta, Senin (5/12/2022).

Wapres menambahkan, saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan untuk memastikan intensifikasi pertanian berjalan, sehingga upaya dapat menaikkan hasil tanam, salah satunya beras.

“Kemarin di Sulawesi Selatan juga saya meminta apa yang sudah dilakukan (Pemda) dan mereka melakukan intensifikasi berbagai hal, baik dari bibit, pengelolaan tanah, dan ternyata naik 250.000 ton tahun ini,” katanya.

Meski begitu, Ma'ruf menyebut, intensifikasi pertanian tidak berhasil di semua daerah. 

“Jadi ini ada di daerah-daerah yang lain dan mungkin juga yang tidak berhasil,” tuturnya.

Menurut laporan yang dia terima, diperkirakan stok beras Indonesia masih cukup. "Tetapi memang mungkin ada panen-panen yang kebanjiran di beberapa daerah, karena itu sekarang ini stok beras sedang ditinjau dan dihitung kembali kecukupannya,” ucapnya.

Terkait impor, Ma'ruf menyebut hal tersebut akan dilakukan jika terjadi kekurangan stok.

“Kalau pun masalah impor itu sifatnya antisipatif, apabila kurang maka impor, tetapi bila cukup maka tidak jadi impor. Jadi itu sifatnya kalau ada kekurangan,” ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut