Astra International (ASII) Angkat Muliaman Hadad Jadi Komisaris Independen
JAKARTA, iNews.id - PT Astra International Tbk (ASII) mengangkat Muliaman Hadad menjadi komisaris independen perseroan. Hal itu, diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Astra, pada Senin (14/8/2023).
“Terima kasih kepada Dewan Komisaris dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan penuh yang telah diberikan kepada Astra,” kata Presiden Direktur ASII, Djony Bunarto Tjondro dalam keterangan resminya, Senin (14/8/2023).
Menurut dia, Muliaman Hadad resmi menjabat sebagai Komisaris Independen Astra, terhitung sejak ditetapkan dalam RUPSL hari ini, untuk masa jabatan sebagaimana yang ditentukan oleh Anggaran Dasar perseroan.
Sebelum Muliaman Hadad adalah mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia dan pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain menjadi Komisaris Independen di Astra, Muliaman Hadah saat ini juga menjadi Komisrias Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)
Perkuat Ekosistem Digital, Astra International (ASII) Rampungkan Akuisisi OLX
Berikut susunan anggota Dewan Komisaris Astra sesuai hasir RUPSLB, Senin (14/8/2023):
Presiden Komisaris : Prijono Sugiarto
Astra International Catat Penjualan Mobil 277.924 Unit hingga Juni 2023, Naik 7,36 Persen
Komisaris Independen : Sri Indrastuti Hadiputranto
Komisaris Independen : Apinont Suchewaboripont
Komisaris Independen : Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Komisaris Independen : Muliaman Darmansyah Hadad
Komisaris : Anthony John Liddell Nightingale
Komisaris : Benjamin William Keswick
Komisaris : John Raymond Witt
Komisaris : Stephen Patrick Gore
Komisaris : Benjamin Herrenden Birks
Para anggota Dewan Komisaris ASII menjabat terhitung sejak ditutupnya rapat sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 perseroan, kecuali untuk Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024 Perseroan, dan John Raymond Witt serta Stephen Patrick Gore sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025 perseroan.
Editor: Jeanny Aipassa