Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BRI Tebar Dividen Interim Rp20,63 Triliun, Cek Jadwalnya!
Advertisement . Scroll to see content

Astra International Bukukan Laba Bersih Rp11,4 Triliun pada Semester I 2020

Selasa, 25 Agustus 2020 - 12:52:00 WIB
Astra International Bukukan Laba Bersih Rp11,4 Triliun pada Semester I 2020
PT Astra International Tbk (ASII) berhasil membukukan pendapatan bersih konsolidasian grup sebesar Rp89,8 triliun pada semester I 2020. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Astra International Tbk (ASII) membukukan pendapatan bersih konsolidasian grup sebesar Rp89,8 triliun pada semester I 2020. Covid-19 diakui sangat memengaruhi kinerja perusahaan. 

Head of Corporate Investor Relations Astra International Tira Ardianti mengatakan, pendapatan bersih konsolidasian Grup Astra pada semester I 2020 turun 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, untuk laba bersih naik 16 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Laba bersih Grup Astra sebesar Rp11,4 triliun, meningkat 16 persen dibandingkan dengan semester pertama tahun 2019. Hal itu termasuk keuntungan dari penjualan saham di Bank Permata," ujar Tira dalam video conference, Selasa (25/8/2020).

Tira menuturkan, jika keuntungan penjualan saham Bank Permata tidak dimasukkan, maka laba bersih Grup Astra menurun 44 persen atau menjadi Rp5,5 triliun. 

"Ini karena penurunan kinerja divisi otomotif, alat berat dan pertambangan dan jasa keuangan, yang disebabkan oleh dampak pandemi Covid-19 dan langkah-langkah penanggulangannya," kata dia.

Sementara itu, untuk nilai aset bersih per saham pada 30 Juni 2020 tercatat sebesar Rp3.773, atau meningkat 3 persen dari nilai aset bersih per saham pada 31 Desember 2019. 

Lalu, kas bersih perseroan yang tidak termasuk anak perusahaan jasa keuangan Grup Astra mencapai Rp1,4 triliun pada 30 Juni 2020 dibandingkan utang bersih sebesar Rp2,2 triliun pada akhir tahun 2019. Untuk utang bersih anak perusahaan jasa keuangan Grup Astra tercatat meningkat dari Rp45,8 triliun pada akhir tahun 2019, menjadi Rp46,4 triliun pada 30 Juni 2020.

Tira menjelaskan, secara umum laba bersih dari semua divisi bisnis Grup Astra lebih rendah pada semester I-2020 dibandingkan dari periode sama tahun lalu, kecuali dari divisi agribisnis. Divisi otomotif mengalami tekanan paling besar akibat pandemi, terlihat dari kontribusi laba bersih yang signifikan. 

"Hingga saat ini bisnis otomotif dan jasa keuangan yang terkait otomotif menyumbang 50 persen dari total laba bersih konsolidasian Astra," ucapnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut