Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Bahan Pokok Melonjak saat Ramadan, Omzet Pedagang Anjlok
Advertisement . Scroll to see content

Badan Pangan Nasional Stabilkan Harga Telur di DKI, Distribusi ke Pedagang Rp25.000/Kg

Jumat, 02 September 2022 - 18:55:00 WIB
Badan Pangan Nasional Stabilkan Harga Telur di DKI, Distribusi ke Pedagang Rp25.000/Kg
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan subsidi distribusi kepada para pedagang telur di pasar tradisional di DKI Jakarta sebagai upaya menstabilkan harga telur ayam.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan akan ada 10 truk yang membawa telur ayam yang didistribusikan ke pasar-pasar setiap harinya atau sekitar 5 persen dari kebutuhan telur di DKI Jakarta. 

Nantinya telur yang didistribusikan Badan Pangan Nasional dijual ke pedagang dengan harga Rp25.000 per kg, sedangkan pedagang diharuskan menjual ke konsumen dengan harga Rp27.000 per kg.

Dia menjelaskan kenapa DKI Jakarta yang dipilih sebagai tempat dilaksanakannya subisidi distribusi sebab Jakarta berkontribusi kepada inflasi kurang lebih 25 persen hingga 27 persen secara nasional.

"Ini sebagai awal kita sampai dengan akhir tahun harusnya kita jaga, jadi gini, prinsipnya adalah inflasi jangan melebihi pertumbuhan ekonomi, jadi kalau pertumbuhan ekonominya 5,4 inflasinya posisi 4,94 kita harus jaga," ujar Arief, kepada wartawan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2022).

Menururtr dia, langkah ini merupakan kerja bersama-sama dan ia berharap semua pihak punya kontribusi untuk mengendalikan inflasi.

"Karena Presiden meminta inflasi di bawah 5 persen," ungkap Arif.

Dia berharap setelah Badan Pangan Nasional membantu memfasilitasi distribusi telur ayam, diharapkan sudah ada proses B to B antara pedagang pasar dengan sentra produksi.

"Seperti yang kita lakukan jagung, jagung kemarin di Pulau Jawa ini short age tapi di Sumbawa, Dompu, Bima itu surplus kita fasilitasi kepada peternak layer misalnya di Kendal kemudian di Blitar," tutur Badan Pangan Nasional.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut