Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Profil Timothy Ronald, Pendiri Akademi Crypto yang Dipolisikan
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Ajak Negara Muslim Investasi Hilirisasi di Indonesia

Sabtu, 13 Mei 2023 - 14:23:00 WIB
Bahlil Ajak Negara Muslim Investasi Hilirisasi di Indonesia
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam acara Annual Meetings Islamic Development Bank Group (IsDB) di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (13/5/2023). (Foto: Dok. Kementerian Investasi/BKPM)
Advertisement . Scroll to see content

JEDDAH, iNews.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia memaparkan arah kebijakan investasi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berfokus pada hilirisasi yang berorientasi pada green energy dan green industry. Dia menjelaskan, Indonesia saat ini telah melakukan penghentian ekspor di beberapa komoditas bahan mentah seperti nikel, kemudian pada tahun ini akan kembali dilakukan untuk timah dan bauksit. 

Bahlil menuturkan, penghentian ekspor bahan mentah ini menjadi wujud komitmen pemerintah Indonesia dalam merealisasikan hilirisasi industri.

“Kami sekarang lebih fokus untuk melakukan hilirisasi terhadap komoditas sumber daya alam kami. Sebelum dilakukan penghentian ekspor nikel, dulu pendapatan kami hanya 3,3 miliar dolar AS. Tapi begitu ekspor nikel disetop dan dilakukan hilirisasi, pendapatan kami dari nikel mencapai 30 miliar dolar AS,” ujar Bahlil dalam Annual Meetings Islamic Development Bank Group (IsDB) di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (13/5/2023).

Bahlil menambahkan, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara negara-negara G20 sebesar 5,31 persen dengan angka inflasi yang masih dapat ditekan di bawah 6 persen. Angka ini masih berpeluang untuk terus ditingkatkan seiring konsistennya dilakukan hilirisasi di Indonesia.

Namun, Bahlil menyayangkan dari banyaknya investasi yang masuk ke Indonesia, rata-rata investasi yang masuk dari negara-negara Islam selama lima tahun terakhir hanya 5,5 persen dari total Foreign Direct Investment (FDI) yang masuk ke Indonesia. 

“Terdapat fakta yang kontra produktif bapak ibu sekalian. Di satu sisi, kita berbicara tentang bagaimana kekompakan negara-negara muslim, tapi di sisi lain sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia justru dibanjiri investasi bukan dari negara Islam. Indonesia adalah negara dengan potensi yang sangat besar," ucap Bahlil.

Dia menyebut, Indonesia ke depan akan membangun ekosistem baterai mobil listrik. Memiliki 25 persen cadangan nikel dunia, Indonesia terus mendorong hilirisasi untuk menuju kepada negara maju.

"Maka dari itu, saya menawarkan kepada bapak ibu semua agar bisa ikut mengambil bagian dan sampai dengan 2040 menuju Indonesia emas, masterplan desain pengelolaan investasi yang mengarah kepada hilirisasi pada delapan sektor komoditas unggulan yang potensi nilainya mencapai 545,3 miliar dolar AS,” tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut