Bahlil Lahadalia Ingin Baterai Kendaraan Listrik Diproduksi 2024

Michelle Natalia ยท Rabu, 16 September 2020 - 13:52 WIB
Bahlil Lahadalia Ingin Baterai Kendaraan Listrik Diproduksi 2024

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Salah satunya baterai listrik, baik untuk mobil maupun motor.

Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menargetkan Indonesia bisa memproduksi baterai litium-ion NCM 811, tipe teranyar untuk kendaraan listrik pada 2024.

"Kita harus membangun baterai karena di 2025 konsep green energy di hampir semua belahan dunia sudah mulai fokus pada bagaimana membangun alat transportasi dengan baterai," kata Bahlil dalam diskusi virtual, Rabu (16/9/2020).

Bahlil menilai, Indonesia mempunyai potensi besar untuk menjadi pusat industri kendaraan listrik. Indonesia memiliki SDA yang dibutuhkan seperti nikel, sehingga banyak investor yang tertarik untuk membangun pabrik mobil listrik di Tanah Air.

"Saya pikir salah satu negara yang harus kita syukuri karena Allah begitu memberikan sumber daya alam yang melimpah, di mana cadangan (nikel) dunia itu 20 persen ada di Indonesia dan kita juga mempunyai material lain 85 persen dari total material untuk pembangunan baterai," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah