Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wajahnya Sering Dijadikan Meme, Bahlil: Ada Pihak yang Bermain
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil soal Kabar Terbaru Investasi TikTok Shop di Tokopedia: Saya Belum Tahu

Kamis, 07 Desember 2023 - 14:50:00 WIB
Bahlil soal Kabar Terbaru Investasi TikTok Shop di Tokopedia: Saya Belum Tahu
Kepala BKPM Bahlil soal investasi TikTok di Tokopedia (Foto: ikhsan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id  - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengaku belum mengetahui kabar TikTok shop yang disebut akan berinvestasi di anak usaha GoTo, Tokopedia.

Menurut Bahlil dirinya belum mengetahui kebenaran investasi tersebut, sebab ia belum bertemu secara langsung dengan kedua belah pihak.

"Saya juga belum tahu. Saya juga belum ketemu," ucap Bahlil saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (7/12/2023).

Meski demikian, Bahlil mempersilakan jika TikTok memang menggandeng platform e-commerce lokal. Hanya saja yang perlu dilakukan adalah mengikuti aturan yang berlaku.

"Kalau mereka ada komunikasi, silakan saja. Tapi belum ada komunikasi sama saya," tutur dia.

Saat ditanya apakah investasi TikTok harus melalui Kementerian Investasi, Bahlil mengatakan agar dilakukan sesuai aturan perundang-undangan yang memerintahkan perizinan diurus melalui online single submission (OSS).

"Secara undang-undang aja. Secara aturan kan. Semua kan izinnya lewat OSS. Kalau OSS berarti di Kementerian Investasi," kata dia.

Sebelumnya, platform media sosial milik ByteDance, TikTok dikabarkan telah mencapai kesepakatan investasi di Indonesia dengan salah satu unit usaha Grup GoTo yakni Tokopedia. Melansir Bloomberg, alih-alih bersaing dengan platform e-commerce di Indonesia, layanan video milik China itu disebut telah setuju untuk bekerja sama secara luas dengan Tokopedia. 

Berdasarkan sumber yang terlibat dalam kesepakatan kerja sama tersebut yang enggan disebutkan namanya, keduanya akan mengumumkan rincian kerja sama pada pekan depan. Sumber tersebut mengatakan, meskipun kedua perusahaan telah mencapai kesepakatan informal, rincian akhir dari kerja sama tersebut sedang diselesaikan dan dapat berubah sebelum diumumkan.

Perjanjian tersebut juga masih harus menunggu persetujuan peraturan dan masih berpotensi mengalami kegagalan.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut