Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Tak Ingin Pengusaha Daerah Hanya Jadi Penonton

Selasa, 21 Juli 2020 - 15:28:00 WIB
Bahlil Tak Ingin Pengusaha Daerah Hanya Jadi Penonton
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menilai, kucuran investasi harus dinikmati oleh pengusaha di daerah tersebut. Jangan sampai pengusaha Jakarta yang menikmatinya.

"Pembangunan pabrik milik PT Meiloon Technology Indonesia di Subang merupakan momentum untuk pengusaha lokal. Jadi bukan lagi untuk orang Jakarta menganggap mereka yang paling hebat. Tidak lagi, " kata dia dalam acara groundbreaking pabrik Meiloon di Subang, Jawa Barat, Selasa (21/7/2020).

Berdasarkan arahan Presiden Jokowi, kata Bahlil, setiap investasi yang masuk ke daerah harus menggandeng pengusaha lokal, bukan pengusaha nasional yang ada di Jakarta.

"Cara pandang ini harus diubah, karena yang punya bangsa ini adalah anak-anak negeri dari pelosok-pelosok desa, dari pelosok-pelosok perkampungan, dari pelosok-pelosok pesisir maupun gunung yang bersumber muara pada kabupaten dan provinsi," ujarnya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sepakat bahwa investasi di Jawa Barat harus melibatkan pengusaha dari daerahnya. Selama ini, para pengusaha daerah hanya menjadi penonton saat ada investor besar masuk.

Dia mengatakan, keterlibatan pengusaha daerah bisa menekan kesenjangan kekayaan, termasuk antar deerah.

"Kalau investasi di Jawa Barat, partner-nya harus memaksimalkan pengusaha Jawa Barat. Ini penting, Kenapa? Karena 53 persen ekonomi Indonesia dikuasai oleh satu persen kelompok. Menurut saya pengusaha di Jawa Barat sangat memadai tapi jarang dipakai untuk jalannya pembangunan ekonomi," ucapnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut