Bangkitkan Industri Pariswista, Tahun Depan ICTM Diharapkan Banyak Kolaborasi

Oktiani Endarwati ยท Senin, 07 Desember 2020 - 23:48:00 WIB
Bangkitkan Industri Pariswista, Tahun Depan ICTM Diharapkan Banyak Kolaborasi
Penyelenggaraan ICTM tahun depan diharapkan lebih banyak kolaborasi dengan stakeholder lain guna mendukung industri pariwisata bangkit. (Foto: Yorri Farli/Sindo)

BOGOR, iNews.id - Rangkaian kegiatan Indonesia Corporate Travel and Mice (ICTM) 2020 resmi ditutup. Penyelenggaraan ICTM 2020 di Bogor merupakan roadshow keenam setelah sebelumnya diselenggarakan di beberapa kota diantaranya Jakarta, Malang, Yogyakarta dan Bali sebanyak dua kali.

Koordinator bidang Promosi dan Pendukung MICE Kemenparekraf Titik Wahyuni mengatakan, ICTM merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara kementerian dan industri. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu strategi promosi yang diharapkan menjembatani antara pemerintah dan industri.

"ICTM sebagai wadah mempertemukan seller dan buyer yang sudah diminati pada saat terjadinya buyer exchange dan diharapkan pada saat pertemuan itu nantinya ada opportunity bagi seller dan buyer," ujarnya pada penutupan ICTM 2020 di Royal Safari Garden, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin (7/12/2020).

Dia berharap di tahun depan penyelenggaraan ICTM akan lebih banyak kolaborasi dengan stakeholder lain dalam mendukung industri pariwisata bangkit.

"Diharapkan tahun depan nanti kolaborasi ini tidak hanya dari Biztrips dan MNC Group selaku official media partner, tapi semua stakeholder. Sehingga ICTM bisa menjadi pasar internasional walaupun di masa pandemi ini konsentrasi kami tetap di pasar domestik," kata Titik.

Direktur Komersial MNC Unit Travel Joneka Kandou berharap hasil kerja sama dan publikasi yang diberikan bisa membangkitkan kembali gairah berwisata dan kegiatan MICE dalam kenormalan baru.

"Dengan publikasi yang dilakukan diharapkan dapat membantu pemerintah mengembalikan kepercayaan korporasi dalam mengggerakkan aktivitas perencanaan dan industri pariwisata khususnya MICE di era New Normal," ujarnya. 

Editor : Dani M Dahwilani