Bangun Pabrik Obat, Pertamina Gandeng Kimia Farma 

Rina Anggraeni · Jumat, 08 Januari 2021 - 11:30:00 WIB
Bangun Pabrik Obat, Pertamina Gandeng Kimia Farma 
Pertamina menjalin kerja sama dengan Kimia Farma membangun pabrik obat, khususnya paracetamol. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - PT Pertamina (Persero) lewat anak usaha PT Kilang Pertamina  Internasional (KPI) menjalin kerja sama dengan PT Kimia Farma (Persero) Tbk. Kerja sama tersebut terkait pembangunan pabrik obat untuk mendukung kemandirian farmasi yang saat ini 95 persen kebutuhan bahan baku obat masih diimpor. 

Kedua BUMN tersebut sepakat menandantangani Head Of Agreement (HoA) kerja sama  bisnis penyediaan bahan baku benzene hingga rencana offtake. Di dalamnya termasuk skema transaksi dan kajian komersial serta strategi pengembangan proyek

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyebut kedua perusahaan tersebut akan membangun pabrik paracetamol dengan kapasitas 3.800 ton per tahun.

"Di tengah kondisi pandemi Covid–19 saat ini, kesehatan menjadi modal utama yang tidak terpisahkan dalam rangka memulihkan Ekonomi Nasional. Namun, yang harus kita ketahui bersama juga, hingga hari ini, kebutuhan akan Bahan Baku Obat masih impor sekitar 95 persen,” kata Pahala di Jakarta, Jumat (8/1/2021)

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, pabrik KPI dan Kimia Farma akan mengolah produk petrokimia yaitu benzene dan propylene yang berasal dari Kilang Refinery Unit (RU) IV Cilacap. Nantinya, produk itu dikembangkan menjadi Para Amino Fenol (PAF) yang akan menjadi bahan baku obat yang salah satunya paracetamol.

“Kerja sama ini membantu percepatan kemandirian industri farmasi nasional dan menurunkan defisit neraca perdagangan Indonesia," kata Nicke.

Editor : Rahmat Fiansyah