Bank Dunia Tolak Bantu El Salvador Terapkan Bitcoin, Kenapa?
SAN SALVADOR, iNews.id - Bank Dunia menolak permintaan El Salvador untuk membantu menerapkan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah. Itu karena Bank Dunia mengkhawatirkan masalah transparansi dan dampak lingkungan dari penambangan Bitcoin.
Penolakan Bank Dunia bisa menyebabkan El Salvador menghadapi masalah dengan batas waktu untuk memastikan Bitcoin diterima secara nasional dalam tiga bulan ke depan.
"Kami berkomitmen untuk membantu El Salvador dalam berbagai cara termasuk untuk transparansi keuangan dan proses regulasi. Pemerintah El Salvador memang mendekati kami untuk meminta bantuan terkait Bitcoin, namun itu bukan hal yang bisa didukung oleh Bank Dunia karena berkaitan dengan transparansi mata uang dan lingkungan," kata juru bicara Bank Dunia, dikutip dari Reuters, Kamis (17/6/2021).
Menteri Keuangan El Salvador Alejandro Zelaya sebelumnya mengatakan, negaranya telah meminta bantuan Bank Dunia soal implementasi mata uang kripto sebagai alat pembayaran yang sah.
Daftar Negara di Dunia yang Menerima dan Melarang Bitcoin
Dia juga mengatakan, diskusi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) telah berhasil dan mereka tidak menentang implementasi Bitcoin. Namun, IMF pada pekan lalu menyatakan, melihat masalah makroekonomi keuangan dan hukum di El Salvador dengan mengadopsi Bitcoin.
Sementara itu, kongres El Salvador telah menyetujui proosal Presiden Nayib Bukele untuk mengadopsi Bitcoin pada pekan lalu. El Salvador menjadi negara pertama di dunia yang melegalkan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah bersama dengan dolar AS. Menurut dia, ini akan memudahkan warganya yang tinggal di luar negeri untuk mengirim uang ke negaranya.
Resmi Legalkan Bitcoin, El Salvador Siapkan Fasilitas Penambangan Kripto
Di bawah regulasi, Bitcoin akan menjadi alat pembayaran yang sah bersama dengan dolar AS dalam waktu 90 hari setelah disetujui Kongres. Melalui regulasi baru, setiap bisnis harus menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah untuk barang atau jasa, kecuali jika tidak dapat menyediakan teknologi yang mendukung proses transaksi Bitcoin.
Ekonomi El Salvador sangat bergantung pada pengiriman uang atau remitansi, yang menyumbang sekitar 20 persen dari produk domestik bruto (PDB) negara itu. Lebih dari 2 juta orang Salvador tinggal di luar negeri dan mengirim uang ke negaranya lebih dari 4 miliar di luar AS setiap tahun.
China Bakal Tindak Keras Penambangan Bitcoin dan Aktivtas Perdagangan Kripto
Editor: Jujuk Ernawati