Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Serapan Beras Naik 700 Persen di Awal 2026, Pemerintah Buka Peluang Ekspor
Advertisement . Scroll to see content

Bapanas Usul Bantuan Pangan Beras Diperpanjang hingga Akhir 2023, Ini Alasannya

Rabu, 14 Juni 2023 - 12:14:00 WIB
Bapanas Usul Bantuan Pangan Beras Diperpanjang hingga Akhir 2023, Ini Alasannya
Bapanas usul bantuan pangan beras diperpanjang hingga akhir 2023, ini alasannya. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengusulkan bantuan pangan beras diperpanjang hingga akhir tahun ini. Bapanas juga meminta program komoditas beras berfortifikasi diperluas.  

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, usulan itu sebagai langkah antisipasi dampak El Nino dan instrumen tambahan pangan dalam mendukung daya beli masyarakat serta menekan prevalensi stunting.

"Kami mengusulkan untuk bantuan pangan beras, dilaksanakan hingga akhir tahun 2023. Bantuan pangan beras yang sedang berjalan ini merupakan program paling ideal dengan serapan yang cepat ke tengah masyarakat karena sifatnya yang gratis,” kata dia dalam keterangannya, Rabu (14/6/2023).

Antisipasi dampak El Nino juga dilakukan dengan mendorong perluasan penerapan neraca pangan dari tingkat provinsi sampai ke kabupaten/kota melalui penerapan neraca pangan wilayah. Menurutnya, cara ini bisa meningkatkan monitoring, pengawasan, serta integrasi pemetaan pangan nasional, sehingga mempercepat pengambilan kebijakan stabilisasi stok dan harga pangan.

“Dengan neraca pangan yang terintegrasi ke dalam dashboard Badan Pangan Nasional maka kita bisa mengorkestrasi fasilitasi pendistribusian pangan lebih cepat. Tentunya dengan memprioritaskan movement stok ke wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi, serta wilayah yang neraca pangannya berstatus minus dan bergantung pada wilayah lain untuk pemenuhan kebutuhan pasokan bahan pangan,” tutur dia.

Adapun stok cadangan beras Perum Bulog per 9 Juni 2023 tercatat sebanyak 546.000 ton dan beras komersial 55.000 ton, sehingga total stok Bulog saat ini sebanyak 601.000 ton. Bulog pun terus menggenjot intensitas penyerapan beras produksi dalam negeri demi meningkatkan stok. 

“Penyerapan beras terus kita dorong sebelum masuk masa semester II 2023, tujuannya mengamankan stok operasional Bulog,” ucapnya.

Selain itu, dia menambahkan, perlu juga mengamankan kontrak dan realisasi 2023. 

"Sehingga jika kembali dilakukan pengadaan stok telah memperhatikan prakiraan pos penyalurannya dan target stok di akhir tahun," kata Arief. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut