Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPIG Bukukan Laba Bersih Rp94,6 Miliar di Kuartal I 2026, Melesat 55,8 Persen
Advertisement . Scroll to see content

BCAP Catat Pertumbuhan Laba 28,6% di Kuartal I 2026

Senin, 04 Mei 2026 - 12:29:00 WIB
BCAP Catat Pertumbuhan Laba 28,6% di Kuartal I 2026
PT MNC Kapital Indonesia Tbk mengumumkan kinerja keuangan yang di Q1-2026.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mengumumkan kinerja keuangan yang berakhir pada 31 Maret 2026 (Q1-2026). BCAP mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp990,58 miliar (+9,6% year-on-year/yoy) dibandingkan pendapatan Q1-2025 yang senilai Rp903,91 miliar.

Pendapatan bunga dan dividen mendominasi 54,4% dari total pendapatan BCAP pada Q1-2026, atau senilai Rp539,10 miliar (+2,7% yoy). Selain itu, pendapatan jasa asuransi berkontribusi 28,7%, mencapai Rp284,19 miliar (+16,7% yoy). Pertumbuhan pendapatan BCAP juga ditopang oleh pendapatan digital sebesar Rp124,78 miliar (+40,0% yoy), pendapatan pasar modal Rp20,37 miliar, pendapatan pembiayaan keuangan syariah sebesar Rp11,62 miliar (+36,3% yoy), dan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp10,50 miliar.

Seiring dengan keberhasilan Perseroan dalam mendorong pertumbuhan pendapatan, laba bersih BCAP tumbuh solid (+28,6% yoy) menjadi Rp51,65 miliar pada Q1-2026, dibandingkan Rp40,17 miliar pada Q1-2025. Sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat signifikan (+42,3% yoy) menjadi Rp46,75 miliar pada Q1-2026.

Dari posisi neraca, total aset konsolidasi BCAP tercatat sebesar Rp30,88 triliun (+6,3%) pada Q1-2026, dari Rp29,04 triliun pada FY-2025. Total liabilitas juga meningkat menjadi Rp25,42 triliun (+7,7%) per akhir Maret 2026, dibandingkan Rp23,62 triliun per akhir Desember 2025. Pada 31 Maret 2026, total ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp5,46 triliun (+0,4%), dari Rp5,42 triliun pada 31 Desember 2025.

UPDATE BISNIS

Pertumbuhan BCAP didukung oleh ekosistem keuangan digital yang terintegrasi, dengan tiga pilar bisnis strategis yaitu:

Segmen Perbankan

• Pada Q1-2026, PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank atau IDX: BABP) kembali menunjukkan kinerja positif melalui pencapaian total pendapatan bunga sebesar Rp376,63 miliar. Total aset meningkat 5,48% dibandingkan periode 31 Desember 2025 atau mencapai Rp21,38 triliun. 

MNC Bank juga mempertahankan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) di level 22,74% per akhir Maret 2026, jauh melampaui batas minimum yang ditetapkan oleh regulator. Fungsi intermediasi terus berjalan optimal, tercermin dari Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) yang tercatat sebesar 88,58%.• PT MNC Teknologi Nusantara (MTN) melalui aplikasi MotionPay, terus berinovasi memperkaya fitur-fitur unggulannya. 

Pada Q1 2026, MotionPay meluncurkan fitur QRIS CPM (Customer Presented Mode) yang sudah dapat digunakan di gerai Indomaret, Alfamart, Lawson, serta berbagai merchant lain. Selain itu, MotionPay juga menghadirkan fitur Tagihan Otomatis untuk mempermudah pembayaran tagihan bulanan. Pada Q1 2026, volume transaksi MTN mencapai 315 juta, tumbuh pesat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

• PT MNC Finance dan PT MNC Guna Usaha Indonesia mencatatkan total aset sebesar Rp2,44 triliun pada Q1-2026, tumbuh 15,7% yoy, didorong oleh peningkatan pembiayaan refinancing pada sektor properti, kendaraan, dan alat berat. Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) sebesar 1,53%. Seiring dengan pertumbuhan tersebut, bisnis pembiayaan secara keseluruhan juga berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp102,75 miliar.

Segmen Pasar Modal

• Pada kuartal pertama 2026, PT MNC Sekuritas, yang memiliki aplikasi online trading unggulan MotionTrade, membuka cabang baru di Timika (Papua) dan Bogor (Jawa Barat), sehingga jumlah point of sales menjadi 174 titik, serta menjangkau 250 ribu nasabah di Tanah Air. MNC Sekuritas juga berhasil meraih 2 penghargaan dalam ajang Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2025 dan 1 penghargaan dalam ajang Indonesia Best Digital Innovation Award 2025.

• PT MNC Asset Management (MNCAM) mencatatkan pertumbuhan Asset Under Management (AUM) sebesar 5,96% yoy pada periode Q1-2026. Pertumbuhan AUM tersebut didorong oleh kontribusi produk unggulan dari Reksa Dana Pendapatan Tetap - MNC Dana Syariah dan MNC Dana Likuid. Pada periode yang sama, MNCAM juga berhasil meraih 5 (lima) penghargaan dalam acara Best Mutual Fund Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Investortrust.id dan Infovesta Utama.

Segmen Asuransi

• Pada Q1-2026, PT MNC Asuransi Indonesia (MNC Insurance) berhasil mencatatkan pertumbuhan premi sebesar 10% yoy. Selain itu, MNC Insurance menjalin kerja sama strategis dengan PT Mitra Harmoni Insurance Broker, serta menyelenggarakan Agency Kick Off di beberapa kota besar guna meningkatkan produktivitas agen dan memperluas penetrasi pasar di kuartal I 2026.

• PT MNC Life Assurance (MNC Life) mencatatkan pertumbuhan Gross Written Premium sebesar 21% yoy in Q1-2026, yang didorong oleh penguatan lini asuransi jiwa kredit, termasuk penambahan kerja sama strategis dengan Bank BPD DIY dan Bank Papua. Selain itu, MNC Life juga meraih penghargaan Asuransi Berkinerja Unggul dalam Top Digital Corporate Brand Award 2026 serta penghargaan Best Unit Link Awards 2026 oleh Investortrust.id dan Infovesta Utama, yang mencerminkan kinerja investasi dan pengelolaan risiko yang baik.

Semenara itu, BCAP akan terus memperkuat sinergi antar unit bisnis serta mendorong inovasi digital guna meningkatkan efisiensi dan memperluas basis nasabah, sebagai bagian dari strategi integrated financial solutions dan menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut