Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yummy! Aura Kasih Ternyata Doyan Jajan Pinggir Jalan
Advertisement . Scroll to see content

Begini Jurus Erick Thohir Capai 30 Juta UMKM Go Digital di 2024

Jumat, 08 Desember 2023 - 14:44:00 WIB
Begini Jurus Erick Thohir Capai 30 Juta UMKM Go Digital di 2024
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, punya jurus khusus mencapai 30 juta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) go digital pada 2024. Jurus itu, sudah diterapkan beberapa tahun belakangan ini. 

Untuk menarik 30 juta UMKM ke dalam ekosistem digital, Erick mengutamakan strategi pendanaan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Artinya, kredit  pelaku usaha mikro akan difasilitasi bank-bank BUMN.

Tak hanya kredit saja, Kementerian BUMN melalui Himbara juga diarahkan untuk melakukan berbagai inisiatif dan program agar dapat menjembatani UMKM ke dalam ekosistem digital.

Misalnya, UMKM Expo (RT) Brilianpreneur yang digelar oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, atau BRI. Saat ini ada 700 pelaku usaha mikro yang berpartisipasi dalam Brilianpreneur.

Lewat program ini, para UMKM difasilitasi untuk mendapatkan pendampingan agar dapat mencaplok pasar global melalui digitalisasi. 

“Untuk mencapai 30 juta UMKM go digital di 2024, BUMN melalui bank Himbara memiliki sejumlah program untuk memastikan pembangunan ekosistem digital bagi para pelaku UMKM,” ungkap Erick di akun Instagramnya, dikutip Jumat (8/12/2023). 

Terkait pendanaan, Erick Thohir mencatat total pembiayaan yang disuntik Himbara kepada UMKM mencapai Rp 1.600 triliun. Realisasi itu dibukukan hingga September 2023. Dia memastikan jumlah itu terus mengalami kenaikan pada tahun-tahun mendatang. 

“Pertama, meningkatkan sejumlah kredit UMKM yang kini telah mencapai Rp 1.600 triliun per-September 2023,” kata Erick.

Jurus lain ala Erick adalah platform Pasar Digital (PaDi) UMKM yang merupakan ekosistem dengan platform digital yang mempertemukan UMKM dan BUMN. Melalui wadah ini pelaku usaha mikro dapat melakukan transaksi dengan perusahaan pelat merah.

Platform tersebut juga diyakini bisa mendorong terciptanya efisiensi dan transparansi di lingkungan BUMN saat melakukan pengadaan barang dan jasa dari UMKM.

Nilai transaksi di Pasar Digital UMKM pada Januari-Oktober 2023 sudah menyentuh Rp 37,2 triliun. 

“Kedua, meningkatkan jumlah penyerapan produk UMKM melalui platform Pasar Digital (PaDi) UMKM. Nilai transaksi per-Januari sampai Oktober 2023 dalam platform ini mencapai Rp 37,2 triliun,” bebernya.

Perusahaan pelat merah, lanjut Erick, terus memberikan dukungan besar agar UMKM bisa naik kelas. Dukungan tersebut berupa penguatan ekosistem yang didalamnya terdapat pendanaan, akses pasar, dan pendampingan. 

“Kami terus mendukung program-program yang mendukung UMKM agar tak hanya masuk dalam ekosistem digital, juga dapat memperluas bisnisnya ke pasar global,” tutur Erick.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut