Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Masjid IKN Berpeluang Jadi Lokasi Pantau Hilal Ramadan 2026
Advertisement . Scroll to see content

Begini Sistem Transportasi yang Akan Dikembangkan di IKN, Butuh Rp582 Miliar Tahun Ini

Jumat, 28 Januari 2022 - 08:48:00 WIB
 Begini Sistem Transportasi yang Akan Dikembangkan di IKN, Butuh Rp582 Miliar Tahun Ini
Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, membutuhkan dana Rp528,6 miliar tahun ini untuk membangun sistem transportasi IKN. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang menyusun rencana pembangunan sistem transportasi cerdas, terintegrasi, dan ramah lingkungan di Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim). Adapun dana yang dibutuhkan sebesar Rp582,6 miliar untuk tahun ini. 

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, telah menyampaikan kebutuhan penambahan anggaran untuk persiapan dan pembangunan sektor transportasi IKN pada 2022 kepada Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. 

“Untuk mendukung pembangunan di kawasan IKN, kami telah siapkan konsep Smart City, Smart Mobility. Kami telah sampaikan total kebutuhan pendanaannya mencapai Rp582,6 miliar untuk tahun 2022,” kata dia dalam keterangannya, Jumat (28/1/2022).

Dengan terbatasnya ruang fiskal pendanaan oleh APBN, pemerintah memberikan kesempatan kepada swasta/badan usaha dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam membangun sektor transportasi IKN melalui skema Pembiayaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

“Sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa tujuan utama pembangunan IKN adalah untuk membangun kota baru yang cerdas, kompetitif di tingkat global, sebagai transformasi menuju negara yang berbasis inovasi, teknologi, dan ekonomi hijau,” tuturnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut