Bertemu Bos Huawei, Menko Luhut Bahas Transformasi Digital dan Energi Terbarukan
JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyambangi Rotating Chairman Huawei, Guo Ping pada Rabu (8/12/2021). Pertemuan tersebut dalam rangka membahas kerja sama antara Indonesia dengan Huawei di bidang transformasi digital dan energi terbarukan.
Menko Luhut mengatakan, Indonesia saat ini tengah menyiapkan sejumlah proyek strategis yang menyertakan pengembangan energi terbarukan dan pendayagunaan teknologi cerdas.
“Indonesia saat ini tengah menyiapkan beberapa proyek strategis yang menyertakan pengembangan energi terbarukan dan pendayagunaan teknologi cerdas. Seiring bergeraknya Indonesia ke arah pembangunan berkelanjutan dan smart future, kami ingin mengundang Huawei sebagai pakar yang sangat menguasai di bidangnya, berpartisipasi dalam sektor-sektor tersebut," ujar Menko Luhut dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).
Menko Luhut menambahkan, Pemerintah Indonesia telah menargetkan untuk mengurangi emisi karbon pada tahun 2060, atau satu dekade lebih cepat dibandingkan estimasi sebelumnya.
IPO Hari Ini, Berikut Profil Indo Pureco Pratama
“Selain itu, Presiden Joko Widodo juga telah menetapkan digitalisasi sebagai prioritas utama pembangunan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan mempercepat perkembangan sektor industri berteknologi tinggi.” kata dia.
Viral Video Tiang Pancang Kereta Cepat Timpa Eskavator, KCIC: Kontraktor Melanggar SOP
Sementara itu, Rotating Chairman Huawei, Guo Ping menyambut baik kunjungan Menko Luhut dan mengapresiasi inisiatif Pemerintah Indonesia melalui dukungan besar terhadap Huawei.
"Indonesia diberkati dengan berbagai potensi untuk menjadi industri berteknologi tinggi. Sebagai bagian dari ekosistem digital Indonesia, Huawei akan berfokus pada inovasi teknologi dan berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung Indonesia dalam membangun infrastruktur TIK yang kokoh dan menyukseskan digitalisasi lewat penerapan teknologi digital mutakhir, seperti 5G, AI, cloud dan IoT," ucap Guo Ping.
Di samping menunjang transformasi digital di Indonesia, Huawei juga berkontribusi untuk transformasi hijau dan pengembangan energi terbarukan melalui teknologi digital.
“Teknologi digital diperlukan untuk meningkatkan kecerdasan, sementara teknologi elektronika daya (power electronics) juga krusial untuk mengurangi jejak karbon,” ucapnya.
Editor: Aditya Pratama