Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jokowi Setuju UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, Sebut Revisi 2019 Inisiatif DPR
Advertisement . Scroll to see content

Bertemu Managing Director IMF, Presiden Jokowi Sampaikan Kinerja Positif Ekonomi Indonesia

Minggu, 17 Juli 2022 - 18:43:00 WIB
Bertemu Managing Director IMF, Presiden Jokowi Sampaikan Kinerja Positif Ekonomi Indonesia
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kinerja positif perekonomian Indonesia saat bertemu dengan Managing Director of the International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva

Jokowi menerima kunjungan Kristalina Georgieva di Istana Bogor, Minggu (17/7/2022). Dalam pertemuan itu, Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. 

Menko Airlangga menuturkan, dalam pertemuan itu, ada sejumlah hal yang disampaikan Presiden Jokowi kepada managing director IMF, antara lain catatan bagus pemerintah terkait kondisi perekonomian Indonesia, penanganan pandemi Covid-19, dan presidensi G20 Indonesia.

"Bapak Presiden menyampaikan ekonomi Indonesia relatif sedang baik dan dimana inflasi sekitar 4,2 persen, pertumbuhan ekonomi 5,01 persen, kemudian juga dalam situasi ekonomi dibanding negara lain, kita punya GDP rasio 42 persen, beberapa negara itu mencapai 100 persen," kata Menko Airlangga, dikutip dari Sekretariat Presiden, Minggu (17/7/2022).

Dia mengungkapkan, Presiden Jokowi juga menyampaikan defisit APBN masih sekitar empat persen dan neraca perdagangan Indonesia selama 26 bulan surplus. Airlangga mengatakan, situasi ekonomi Indonesia relatif baik dibandingkan negara-negara lain.

"Beberapa negara masuk resesi, tetapi Indonesia terlihat potensi dari resesinya dibanding berbagai negara lain relatif sangat kecil yaitu sekitar tiga persen," ujar Menko Airlangga.

Dia menjelaaskan, pemerintah berharap IMF bisa terus mendukung kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G20 tahun ini. Pemerintah Indonesia berharap narasi positif terus dilakukan emerging countries beserta IMF. 

Hal itu, lanjutnya, disebabkan pemerintah Indonesia khawatir kondisi inflasi yang meningkat di berbagai negara dan tingkat suku bunga akan masuk rezim baru. 

"Kenaikan tingkat suku bunga global dan tentu sangat mempengaruhi terhadap investasi yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia," ungkap Menko Airlangga.

Terkait penanganan Covid-19, lanjutnya, Presiden Jokowi menyampaikan vaksinasi di Indonesia sudah tinggi yakni untuk dosis satu lebih dari 90 persen dan dosis kedua lebih 80 persen. Sementara itu, vaksin dosis penguat atau booster sedang digenjot peningkatannya.

Menko Airlangga mengatakan, pada kesempatan itu, Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva ikut menyampaikan harapan agar Indonesia bisa berperan banyak melalui Presidensi G20. Khususnya, untuk penanganan konflik di Ukraina. Sebab, secara politik G20 sangat krusial.

“Terutama untuk penanganan konflik di Ukraina dan dunia berharap banyak kepada Indonesia terutama kepada Bapak Presiden Jokowi agar Indonesia bisa memberikan solusi menjelang G20 nanti," tutur Menko Airlangga.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut