BNI Syariah Naik Jadi Bank Buku III, Jangkauan Internasional Siap Diperluas

Djairan ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 21:10 WIB
BNI Syariah Naik Jadi Bank Buku III, Jangkauan Internasional Siap Diperluas

PT BNI Syariah tercatat telah naik kelas ke Buku III, setelah pemegang saham melakukan setoran modal inbreng sebesar Rp255 miliar. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - PT BNI Syariah tercatat telah naik kelas ke Buku III, setelah pemegang saham melakukan setoran modal inbreng sebesar Rp255 miliar. Dengan begitu, pada kuartal I tahun 2020 modal inti perusahaan tercatat senilai Rp5 triliun.

"Modal senilai Rp5 triliun karena faktor fundamental, seperti kinerja kami yang cukup baik. Dengan menjadi Buku III, ini peluang untuk bisa optimalkan bisnis internasional," ujar Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo, saat konferensi pers via online Kamis (28/5/2020).

Setelah mencapai kategori Bank BUKU III, BNI Syariah menargetkan perluasan jangkauan bisnis internasional, yakni remitansi, trade finance, dan ekspansi cabang. 

Peluang bisnis tersebut bisa meningkatkan portofolio bank sekitar Rp100 miliar dari sisi fee based income. Pada bisnis remitansi, BNI Syariah menargetkan fee based income yang berasal dari komisi dan selisih kurs sekitar Rp20 miliar lebih. 

Potensinya mencapai enam juta WNI di luar negeri. Lalu, potensi dari trade finance terkait bisnis impor dan ekspor yang ditargetkan sekitar Rp70 miliar.

Sedangkan untuk potensi ekspansi cabang, BNI akan bekerja sama dengan kantor BNI induk yang ada di luar negeri, seperti di Singapura, Jepang, Korea Selatan dan lainya. "Sekarang banyak orang Indonesia yang tinggal di luar negeri yang bisa menabung di bank syariah," kata Firman.

Khusus pada trade finance, BNI Syariah telah merekrut tenaga ahli yang akan ditempatkan di kantor cabang. Tujuannya untuk memberikan layanan advisory kepada pebisnis yang memiliki keterkaitan bisnis di Indonesia. 

Editor : Ranto Rajagukguk