Bos Garuda: Kenaikan Penumpang Belum Sesuai Ekspektasi  

Giri Hartomo · Kamis, 09 Juli 2020 - 02:15 WIB
Bos Garuda: Kenaikan Penumpang Belum Sesuai Ekspektasi   

Bos Garuda: Kenaikan Penumpang Belum Sesuai Ekspektasi. (Foto: Okezone) 

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan relaksasi bagi maskapai penerbangan untuk menaikkan kapasitas penumpang. Langkah ini dilakukan guna membantu maskapai agar tetap survive di tengah tekanan pandemi virus corona (Covid-19). 

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, relaksasi yang dikeluarkan pemerintah sudah mulai memunculkan optimisme. Ada kenaikan jumlah penumpang baik domestik maupun internasional. 

"Memang Pemerintah sudah melakukan beberapa relaksasi. Kita sudah melihat ada pertumbuhan jumlah penumpang, baik itu di domestik maupun di internasional," ujarnya, dalam diskusi virtual, Rabu (8/7/2020).

Namun, lanjut Irfan, peningkatan jumlah penumpang ini belum sesuai ekspektasi. Sebab, masih banyak masyarakat yang masih enggan untuk berpergian ke luar kota. 

"Namun demikian perlu diketahui peningkatan ini nampaknya tidak sesuai dengan harapan kita semuanya, karena masih mayoritas penumpang kita posisinya masih wait and see," katanya. 

Irfan menambahkan, berdasarkan internal riset disebutkan 60-70 persen penumpang yang biasanya terbang dengan maskapai penerbangan Garuda masih memilih melihat dan menunggu. Alasan, msyarakat masih menunggu perkembangan mengenai pandemi virus Corona. 

"Jadi internal riset kita mengatakan sekitar 60-70 persen penumpang yang biasanya terbang dengan Garuda posisinya adalah wait and see, mencoba melihat perkembangan yang ada ke depan, terbang itu masih ada atau tidak. Sehingga akhirnya kami saat ini mengkampanyekan terbang bersama Garuda adalah aman dan nyaman," ujarnya.

Editor : Dani Dahwilani