Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kadin Indonesia Galang Dana untuk Korban Banjir Sumatera di Rapimnas 2025
Advertisement . Scroll to see content

Caketum Kadin Arsjad Rasjid Sebut Pasar Timteng dan Afrika Menjanjikan

Sabtu, 10 April 2021 - 15:01:00 WIB
Caketum Kadin Arsjad Rasjid Sebut Pasar Timteng dan Afrika Menjanjikan
Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid mendeklarasikan diri sebagai Calon Ketua Umum Kadin Indonesia. (Foto: Ant)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Calon Ketua Umum Kadin Indonesia 2021-2026, Arsjad Rasjid menilai, potensi pasar negara-negara Timur Tengah dan Afrika menjanjikan. Diversifikasi ekspor bisa menjadi strategi untuk menggairahkan kembali perdagangan luar negeri Indonesia di tengah pandemi COVID-19.

“Kerja sama perdagangan tidak harus selalu dengan Eropa. Timur Tengah dan Afrika juga punya peluang besar, terlebih Arab Saudi ingin mendatangkan investor banyak karena adanya proyek pemindahan ibu kota," ujar Arsjad, Sabtu (10/4/2021).

Arsjad yang juga Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk menekankan investor menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan perekonomian Indonesia, di tengah masa pandemi Covid-19. Selain itu, dengan adanya Undang Undang Cipta Kerja, Arsjad menilai akan memudahkan investor asing untuk masuk dan memperluas lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Esam Abid Althagafi menyampaikan telah melakukan koordinasi dengan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi soal rencana kunjungan para pengusaha Arab Saudi ke Indonesia.

Begitu pula dengan sebaliknya. Kini, Arab Saudi telah membuka peluang bagi pengusaha Indonesia untuk mendirikan usaha di Arab Saudi yang mendukung berjalannya ibadah haji dan umrah.

Pemerintah Arab Saudi kini tengah membangun kota baru bernama “Neom”, yang ditujukan sebagai kota untuk menarik pariwisata. Nantinya, visa yang diterbitkan Arab Saudi tak lagi hanya untuk beribadah, tetapi untuk turis.

Pada 2030, pemerintah Arab Saudi juga berencana menambah kuota jamaah haji dan umrah yang semula hanya 2 hingga 4 juta, menjadi 10 juta. Kuota ini akan diprioritaskan untuk jamaah dari Indonesia.

“Kerja sama antar kedua negara tentunya akan memiliki dampak yang signifikan, baik dalam sektor ekonomi dan pariwisata. Roda ekonomi diharapkan akan dapat kembali berputar kembali di tengah pandemi ini utamanya dengan adanya kedatangan dari berbagai investor,” ujar Esam Abid Althagafi.

Dalam kesempatan itu, Esam Abid Althagafi juga menyatakan dukungan kepada Arsjad Rasjid untuk maju memimpin Kadin Indonesia periode 2021 – 2026.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut