Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Metro Minta Maaf usai Bhabinkamtibmas Tuding Penjual Es Kue Jadul Berbahan Spons
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Pedagang Tanah Abang Jajal Jualan Online, Seminggu Cuma Laku 1

Kamis, 29 Juli 2021 - 17:13:00 WIB
Cerita Pedagang Tanah Abang Jajal Jualan Online, Seminggu Cuma Laku 1
Syafril, pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang. Foto: Iqbal Dwi Purnama
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pendapatan pedagang di Pasar Tanah Abang turun drastis karena pengunjung sepi akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Akibatnya, pedagang melakukan berbagai cara supaya bisa bertahan, salah satunya dengan jualan online.

Namun salah satu pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang, Syafril (68) mengaku kesulitan mengikuti tren transaksi digital. Menurutnya, menjual barang melalui toko online tidak semudah dengan berjualan secara langsung di pasar tradisional. Ini mengingat usianya yang sudah tua dan tidak terlalu melek digital.

"Jadi online ini kalau orang-orang yang umur kayak saya yang susah. Kalau yang anak muda enak dia. Apalagi kan enggak bayar toko," kata Syafril kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (29/7/2021).

Kendati demikian, Syafril mengaku pernah mencoba menjajakan barang dagangannya melalui toko online. Namun setelah seminggu jualan online, hasilnya tak sesuai harapan. Dia hanya berhasil menjual satu barang.

"Saya pernyah coba online juga, dikasih tahu sama teman saya, ya seminggu cuma laku satu. Jadi susah, namanya kita itu enggak bisa," ujarnya.

Kini Syafril harus berusaha keras untuk menutup tarif sewa kios meski pelanggan yang berbelanja di tokonya tak seramai sebelum pandemi Covid-19. Sebelum PPKM, dia bisa meraup omzet hingga Rp500.000 per hari.

"Boro-boro beli, yang lewat saja tidak ada. Sebelum PPKM itu Rp300.000 sampai Rp500.000 ada. Sekarang, sudah dua hari saya dagang, satu potong pun tidak ada yang laku," ucapnya.

Dia pun hanya berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan kepada pedagang kecil supaya bisa tetap bertahan dengan berjualan secara konvensional di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya pun sulit di tengah kondisi saat ini.

"Kita mau makan, enggak ada duit, kita gadai sama tetangga dulu, kita pinjam duit dulu, kita dapat makan yang penting, anak cucu makan, jangan sampai enggak makan," tuturnya.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut