Cerita Sri Mulyani 3.546 Pegawainya Kena Covid-19 hingga Kantornya Sepi
JAKARTA, iNews.id - Pandemi Covid-19 yang melanda sejak tahun lalu telah menelan banyak korban jiwa di seluruh dunia. Pandemi juga telah mengubah gaya hidup masyarakat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pun menceritakan bahwa pandemi Covid-19 telah membuat ribuan pegawai di Kementerian Keuangan tertular. Sementara sekitar 67 jiwa meninggal dunia karena Covid-19.
"Sudah lebih dari 14 bulan pendemi Covid-19 memaksa kita berubah. Covid-19 telah menelan korban 67 jiwa dari jajaran Kemenkeu. Total pernah positif dan alhamdulilah sembuh mencapai 3.546 (orang)," tulis Sri Mulyani dalam akunnya di Instagram, Jumat (21/5/2021).
Pihaknya pun terus menerapkan protokol kesehatan (prokes), termasuk melakukan testing, pelacakan, dan perawatan yang terpapar Covid-19. Demi menjaga prokes, jajaran Kemenkeu yang bekerja di rumah alias work form home mencapai 52 persen.
Sri Mulyani Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 5,8 Persen dalam RAPBN 2022
Kendati bekerja di rumah, Sri Mulyani menegaskan, mereka tetap bekerja. Tugas utamanya adalah mengelola dan menjaga keuangan negara demi memulihkan ekonomi Indonesia.
"Namun kami tidak boleh jeda apalagi berhenti bekerja. Tugas mengelola dan menjaga keuangan negara untuk memulihkan masyarakat dan ekonomi masih terus berlangsung," ujarnya.
Di tengah sebagian jajaran yang bekerja di rumah, Sri Mulyani pada dua pekan lalu sempat mengajak para eselon 1 berjalan kaki seputar komplek Kantor Pusat Kementerian Keuangan. Halaman kantor Kementerian Keuangan pun tampak sepi.
Kendati demikian, Sri Mulyani memastikan bahwa perubahan akibat pandemi tidak akan menyurutkan dia bersama jajarannya untuk terus berusaha memulihkan kembali ekonomi dari dampak Covid-19.
"Pekerjaan belum selesai, perjuangan masih panjang. Ayo kita terus fokus dan bekerja keras menjaga masyarakat dan memulihkan kembali ekonomi Indonesia dari dampak Covid-19. Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Pompa dan jaga terus semangatmu!" tuturnya.
Editor: Jujuk Ernawati