Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel
Advertisement . Scroll to see content

China Klaim Natuna, SKK Migas Minta Pengamanan TNI AL untuk Pengeboran Migas

Senin, 06 Desember 2021 - 10:28:00 WIB
China Klaim Natuna, SKK Migas Minta Pengamanan TNI AL untuk Pengeboran Migas
China memprotes Indonesia yang mengebor minyak di Laut Natuna Utara. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah China meminta Indonesia untuk menghentikan eksplorasi migas dan latihan militer di Laut Natuna. China mengklaim wilayah itu adalah teritori nine-dash-line mereka.

Terkait dengan klaim tersebut, SKK Migas meminta pengamanan dari TNI Angkatan Laut (AL) untuk kegiatan pengeboran minyak dan gas (migas) di wilayah perairan Natuna. 

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno, memastikan, setiap pengeboran migas di kawasan Natuna akan selalu dikawal ketat oleh petugas keamanan.

"Selama kegiatan operasi pengeboran, SKK Migas selalu berkoordinasi dengan Bakamla dan TNI AL untuk pengamanan drilling operation supaya berjalan lancar," ujar Julius kepada MNC Portal Indonesia, Senin (6/12/2021).

Menurut dia, pengeboran eksplorasi di laut Natuna oleh Premier Oil sudah selesai akhir November lalu. Pengeboran ini sudah dimulai sejak Juli 2021. Diketahui, Premier Oil adalah salah satu dari 3 kontraktor yang beroperasi di Natuna selain Medco E&P Natuna dan Star Energy.

"Sekarang drilling rignya sudah moving out ke tempat lain," kata Julius.

Sebelumnya, kabar tentang protes China ini disampaikan oleh anggota DPR RI Komisi I Muhammad Farhan. Ia mengatakan, surat dari Diplomat China kepada Menteri Luar Negeri Indonesia menyebutkan bahwa Indonesia diminta menghentikan pengeboran migas di wilayah tersebut karena wilayah tersebut masuk ke teritori China.

"Jawaban kami sangat tegas, kami tidak akan menghentikan pengeboran, karena itu hak kedaulatan kami," ujar Farhan, dikutip dari Reuters beberapa waktu lalu.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut