Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kembangkan 3 Model Mesin, MG Unjuk Teknologi Mobil ICE, HEV hingga BEV
Advertisement . Scroll to see content

China Minta Uni Eropa Batalkan Kebijakan Tarif Impor Mobil Listrik 

Rabu, 26 Juni 2024 - 06:31:00 WIB
China Minta Uni Eropa Batalkan Kebijakan Tarif Impor Mobil Listrik 
Pemerintah China meminta Uni Eropa untuk membatalkan rencana penerapan tarif impor kendaraan listrik pada 4 Juli mendatang. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Pemerintah China meminta Uni Eropa untuk membatalkan rencana penerapan tarif impor kendaraan listrik pada 4 Juli mendatang, menurut laporan Global Times. Pernyataan ini disampaikan usai kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pembicaraan.

Mengutip Reuters, penerapan bea masuk yang diterapkan Uni Eropa mencapai 38,1 persen terhadap impor mobil listrik dari China direncanakan akan berlaku pada 4 Juli 2024 setelah benua biru menemukan apa yang disebut sebagai subsidi yang berlebihan dan tidak adil.

Para analis dan kelompok lobi perdagangan Eropa menekankan bahwa China perlu melakukan negosiasi untuk memberikan konsesi besar.

Sementara, Komisi Eropa menyampaikan akan mengadakan pembicaraan teknis dengan pejabat China di Brussels minggu ini.

“Pihak Uni Eropa telah menekankan bahwa hasil negosiasi apa pun dalam penyelidikan harus efektif dalam mengatasi subsidi yang merugikan,” ucap juru bicara Komisi Eropa.

Adapun, China telah berulang kali meminta Uni Eropa untuk membatalkan rencana penerapan tarif impor mobil listrik dan menyatakan siap bernegosiasi. Beijing tidak ingin terlibat dalam perang tarif lagi, karena masih terdampak penerapan tarif oleh Amerika Serikat (AS) terhadap barang-barangnya yang diberlakukan sejak pemerintahan Donald Trump.

Kebijakan perdagangan Uni Eropa telah berubah menjadi semakin protektif imbas kekhawatiran bahwa model pembangunan China yang berfokus pada produksi dapat menyebabkan negara di kawasan dibanjiri barang-barang murah. Pasalnya, perusahaan-perusahaan China berupaya meningkatkan ekspor di tengah lemahnya permintaan domestik.

China telah menolak tuduhan mengenai subsidi yang tidak adil atau adanya masalah kelebihan kapasitas. Pemerintah menyebut pengembangan industri kendaraan listriknya merupakan hasil dari keunggulan teknologi, pasar, dan rantai pasokan industri.

Komisi Eropa akan membuat keputusan final terkait tarif impor kendaraan listrik pada 2 November di akhir penyelidikan anti-subsidi.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut