Citra Nusantara Gemilang Listing Besok, Cek Laporan Keuangannya
JAKARTA, iNews.id - PT Citra Nusantara Gemilang Tbk akan mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 8 Januari 2024 besok. Perseroan akan tercatat dengan kode saham CGAS.
Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 531,42 juta saham atau 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dengan harga penawaran Rp338 per saham, perseroan berpotensi meraup dana sebesar Rp179,62 miliar.
Adapun, perusahaan yang bergerak di bidang distribusi gas alam ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,63 miliar pada Juni 2023. Torehan ini turun 22,73 persen dari periode yang sama tahun 2022 lalu yang sebesar Rp7,85 miliar.
“Penurunan ini terjadi seiring dengan penurunan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp2,44 miliar atau sebesar 28,74 persen,” dikutip dari prospektus perusahaan, Minggu (7/1/2024).
Di samping itu, pendapatan perseroan per Juni 2023 juga mengalami penurunan 15,05 persen menjadi sebesar Rp182,66 miliar, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 lalu yang sebesar Rp215,01 miliar.
Penurunan pendapatan perseroan utamanya disebabkan oleh penurunan pendapatan segmen operasi gas pada perseroan dan entitas anak sebesar Rp76,72 miliar atau sebesar 93,03 persen, namun dibatasi terutama oleh peningkatan pendapatan lain-lain entitas anak sebesar Rp37,87 miliar atau sebesar 249,94 persen.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan untuk periode yang berakhir pada Juni 2023 tercatat sebesar Rp147,25 miliar atau mengalami penurunan sebesar 15,64 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp174,55 miliar.
“Terutama disebabkan oleh penurunan beban pokok pendapatan untuk segmen gas pada perseroan dan entitas anak sebesar 46,64 persen seiring dengan penurunan pendapatan dari segmen gas,” dikutip dari prospektus.
Sementara itu, total aset perseroan untuk periode Januari-Juni 2023 adalah sebesar Rp188,55 miliar, naik jika dibandingkan dengan total aset perseroan pada Desember 2022 yaitu sebesar Rp179,77 miliar. Adapun, liabilitas perseroan pada periode tersebut tercatat sebesar Rp112,14 miliar dan ekuitas sebesar Rp76,40 miliar.
Editor: Aditya Pratama