Covid-19 Jadi Peringatan, Luhut: Industri Obat-Obatan Kita Terbatas

Michelle Natalia ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 19:15 WIB
Covid-19 Jadi Peringatan, Luhut: Industri Obat-Obatan Kita Terbatas

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Facebook)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi peringatan (wake up call) bagi Indonesia. Banyak dari masalah yang muncul ke permukaan seperti tingginya impor obat-obatan.

"Kita jadi sadar bahwa ternyata industri obat-obatan kita terbatas, dan ternyata impor obat-obatannya tinggi," ujar Luhut, Sabtu (25/7/2020).

Persoalan tersebut, menurut Luhut, semakin terlihat karena banyak negara yang lockdown. India misalnya, menerapkan lockdown padahal Indonesia mengimpor paracetamol cukup besar dari negara itu.

Atas dasar itulah, kata Luhut, pemerintah mendorong kemandirian industri kesehatan agar masalah kelangkaan obat tidak terulang kembali.

"Oleh karena itu, Pak Presiden mengeluarkan perintah agar dana APBN dan stimulus digunakan sebanyak mungkin untuk industri kesehatan," ucap purnawirawan jenderal militer itu.

Selain itu, kata dia, Indonesia sekarang menjadi salah satu negara yang aktif dalam riset dan mengembangkan produk kesehatan.

"Kerja sama vaksin kita juga sudah jalan, Sinovac dengan China, terus juga ada vaksin G42 UAE, CEPI, dan juga GeneXine Inc dengan Korea Selatan. Jika berhasil, paling lambat lah awal tahun depan kita bisa produksi (vaksin)," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah