Dampak Libur Akhir Tahun Dikurangi, Organda: Kita Bisa Survive Saja Beruntung
JAKARTA, iNews.id - Bisnis angkutan darat menjadi salah satu sektor yang terdampak cukup berat akibat pandemi Covid-19. Jumlah libur akhir tahun yang dikurangi ikut menambah beban berat tersebut.
Seketaris Jendral Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Haryono mengatakan kerugian akibat pandemi dan pemangkasan libur panjang yang dialami pelaku usaha angkutan darat cukup besar.
"Kalau kerugian pasti banyak. Selama pandemi aja, tingkat keterisian penumpang saja sudah lebih dari 100 persen kerugiaannya," kata Ateng saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (5/12/2020).
Dia menyebut, keterisian penumpang bus saat ini sangat rendah meski operator tetap mengantisipasi lonjakan pada akhir tahun. Saat ini, kata dia, rata-rata tingkat keterisian hanya 30 persen.
"Kita bisa survive saat ini saja beruntung, walaupun saat ini tingkat keterisian penumpang hanya 30 persen," ucapnya.
Ateng mengatakan, pelaku usaha tak berharap banyak pada akhir tahun."50 persen saja sudah bersyukur artinya tetap ada yang bergerak dan masih bisa bertahan,” katanya.
Editor: Rahmat Fiansyah