Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Kekerasan Seksual Atlet, Erick Thohir Dukung Penuh
Advertisement . Scroll to see content

Dari China, Erick Thohir dan Retno Marsudi Terbang ke UEA

Jumat, 21 Agustus 2020 - 10:06:00 WIB
Dari China, Erick Thohir dan Retno Marsudi Terbang ke UEA
Menteri BUMN, Erick Thohir (kanan) dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi (tengah) saat berkunjung ke Hainan, China terkait kerja sama pembuatan vaksin Covid-19 dari Sinovac. (Foto: IG/@erickthohir)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri BUMN, Erick Thohir melakukan kunjungan kerja ke China. Lawatan tersebut untuk memastikan soal kerja sama pembuatan vaksin Covid-19 temuan Sinovac yang akan diproduksi di Indonesia.

Dalam pertemuan itu, Erick didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Mereka bertemu dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi dan perwakilan dari Sinovac, perusahaan farmasi China yang mengembangkan vaksin Covid-19.

Retno mengatakan, setelah pertemuan itu pada Kamis (20/8/2020), dia dan Erick akan bertolak ke Uni Emirat Arab (UEA). Salah satu negara di Timur Tengah itu juga tengah menggelar uji klinis tahap ketiga vaksin Covid-19.

"Besok pagi (Jumat) insyaallah kita akan berangkat menuju Abu Dhabi," ujar Retno, dikutip Jumat (21/8/2020).

Retno mengatakan, salah satu agenda pertemuan di UEA yaitu membahas soal kerja sama vaksin Covid-19. Agenda lainnya yaitu membahas soal kerja sama ekonomi dan investasi.

Erick mengatakan, pertemuan dengan Wang di China adalah tindak lanjut dari pertemuan virtal yang digelar pada akhir Juli 2020. Selain membahas vaksin, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi sejalan dengan peringatan 70 tahun hubungan Indonesia-China.

"Pembicaraan berlangsung sangat positif. Sinovac bahkan sudah menandatangani kerja sama transfer knowledge dengan Bio Farma," ujar Erick.

Tak hanya Sinovac, kata dia, Indonesia juga membuka peluang kerja sama dengan dua perusahan farmasi China lainnya, CanSino Biologics dan Sinopharm. Kerja sama ini merupakan ikhtiar untuk mengatasi penyebaran virus corona.

"Sambil menunggu vaksin Merah Putih, vaksin dari negara lain masih dibutuhkan untuk melindungi masyarakat Indonesia agar kesehatan pulih, ekonomi bangkit," kata Erick.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut