Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nadiem Heran Didakwa Perkaya Diri Rp809 Miliar: Tak Sepeser pun Uang Masuk Kantong Saya
Advertisement . Scroll to see content

Dari Google hingga Microsoft, Ini 5 Diaspora India yang Sukses Jadi CEO Perusahaan Top AS

Minggu, 09 Februari 2020 - 15:18:00 WIB
Dari Google hingga Microsoft, Ini 5 Diaspora India yang Sukses Jadi CEO Perusahaan Top AS
CEO Microsoft, Satya Nadella. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Arvind Krishna bakal menjadi CEO IBM, perusahaan raksasa IT asal AS. Pria kelahiran New Delhi, India pada 45 tahun lalu itu menjadi orang nomor satu IBM mulai 6 April 2020.

Kiprah orang Amerika berdarah India di dunia bisnis cukup moncer. Krishna menambah deretan orang-orang India yang sukses menggapai American Dream, sebuah etos khas Negeri Paman Sam soal kesempatan untuk makmur dan sejahtera.

Orang-orang diaspora India mulai masuk jajaran eksekutif perusahaan di AS pertengahan dekade 90an. Pada 2000, Indra Nooyi, perempuan Amerika-India ditunjuk menjadi CEO PepsiCo. Sekitar enam tahun kemudian, Vikram Pandit yang juga berdarah India diangkat menjadi CEO Citigroup.

Sejak saat itu, makin banyak orang India yang menduduki posisi puncak perusahaan AS. Berikut lima orang India yang saat ini menjabat sebagai CEO di perusahaan top Amerika:

1. Sundar Pichai (CEO Google dan Alphabet)

Sundar Pichai duduk sebagai CEO Google sekitar Oktober 2015. Tak tanggung-tanggung, pria dengan nama asli Pichai Sundararajan itu dipercaya menggantikan Larry Page yang tak lain Pendiri Google.

Picahi lahir di Madurai, Tamil Nadu dan besar di Chennai. Dia bergabung dengan Google pada 2004 sebagai engineer. Sebelas tahun kemudian, dia duduk di posisi puncak Google.

2. Satya Nadella (CEO Microsoft)

Setelah Sundar Pichai, nama Satya Nadella cukup populer di Silicon Valley. Dia adalah CEO Microsoft yang menggantikan Steve Balmer pada 2014.

Lahir di Hyderabad, Nadella bekerja di Sun Microsystems sebelum bergabung dengan Microsoft pada 1992. Selama memimpin Microsoft, pria berkepala plontos ini telah mengakuisisi Mojang, Xamarin, LinkedIn, dan Github.

3. Arvind Khrisna (CEO IBM)

IBM menunjuk Arvind Khrisna sebagai CEO secara efektif pada April 2020. Dia menggantikan Ginny Rometty yang memimpin IBM sejak 2012.

Khrisna bergabung di IBM sejak 1990. Sebelum menjadi CEO, dia menjabat sebagai Senior Vice President IBM untuk cloud and cognitive software. Dia berada di balik kesuksesan IBM mengakuisisi Red Hat pada 2018 lalu.

4. Ajaypal Singh Banga (CEO Mastercard)

Pria yang kerap disapa Ajay ini menjadi diaspora India yang sukses menjadi CEO Mastercard, perusahaan jasa keuangan asal AS. Dia ditunjuk menjadi bos Mastercard sejak 2010. Dia menggantikan Robert Salander yang menduduki posisi CEO selama 13 tahun.

Ajay lahir di Maharashtra, India pada 60 tahun yang lalu. Sebelum jadi bos Mastercard, Ajay telah malang melintang di berbagai perusahaan termasuk Nestle dan PepsiCo.

5. Shantanu Narayen (CEO Adobe)

Narayen adalah pria Amerika-India yang kariernya melejit di industri teknologi AS. Dia menjadi CEO Adobe Inc pada Desember 2007 untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Bruce Chizen.

Sebelum bergabung ke Adobe, pria yang besar di Hyderabad ini berkarier di Apple, namun tak lama di bekerja di Silicon Graphics dan mendirikan Pictra, perusahaan pionir berbagai foto secara digital di internet. Dia bergabung ke Adobe pada 1998 sebagai Senior Vice President dan menduduki posisi puncak sebagai CEO pada usia 45 tahun.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut