Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Beras hingga Cabai Keriting Turun 29 Januari 2026, Ini Rinciannya
Advertisement . Scroll to see content

Desa Mandiri Pangan Punya Ganjar Pranowo Sukses Atasi Lonjakan Harga Beras, Ini Buktinya

Rabu, 08 November 2023 - 14:10:00 WIB
Desa Mandiri Pangan Punya Ganjar Pranowo Sukses Atasi Lonjakan Harga Beras, Ini Buktinya
Program Desa Pangan Mandiri yang dicetus Ganjar Pranowo sukses atasi masalah pangan di Jawa Tengah. (ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo (GP), Ammarsjah Purba mengatakan salah satu kunci sukses Ganjar Pranowo mengatasi permasalahan pangan di Jawa Tengah adalah dengan memperkuat ketahanan pangan desa. Hal itu dilakukan dengan program Desa Pangan Mandiri. 

Hal tersebut ia sampaikan saat menanggapi situasi lonjakan harga beras yang terjadi saat ini dan sudah berlangsung cukup lama.

“Menjamin ketersediaan pangan dari dalam negeri, aman, berkualitas, murah, dan terdiversifikasi berbasis kearifan, karakteristik dan keunggulan daerah masing-masing melalui Desa Mandiri Pangan adalah salah satu program sukses yang dilakukan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah. Program sukses ini dapat diduplikasi untuk mengatasi ketahanan pangan khususnya lonjakan harga beras saat ini,” ucapnya dalam keterangan resminya, Rabu (8/11/2023).

Diketahui, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2023, di Kantor Kemendagri, Jakarta (6/11) menyampaikan penyumbang paling besar angka inflasi dari volatile food atau inflasi yang disebabkan kenaikan harga pangan. Komoditas yang sejauh ini menyumbang besar adalah harga beras dan cabai.

“Inflasi muncul di Indonesia karena volatile food, dari beras maupun cabai, kemudian kita berbicara bawang putih tapi food selalu menjadi contributor besar inflasi,” tutur dia.

Sementara itu, berdasar rekam jejak Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan dan BPS, harga kenaikan beras medium 7 November 2022 sebesar Rp10.775 saat ini 6 November 2023 sebesar Rp13.551 atau mengalami kenaikan Rp2.776. Beras menyumbang inflasi sebesar 1,72 persen (mtm) terjadi di 87 kota dan hanya 2 kota yang mengalami defalsi beras dan 1 lainnya stabil. 

Disparitas lima wilayah tertinggi adalah Provinsi Sumatera Barat, Papua Barat, Papua, Riau, dan Maluku. Adapun lima wilayah terendah adalah Provinsi Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Sumatera Selatan dan Jawa Barat. 

Ammarsjah menambahkan sejatinya bangsa ini kaya akan diversifikasi pangan bukan saja beras. Optimalisasi kekuatan ketahanan pangan desa bukan saja menghadirkan kemandirian namun lebih lanjut akan memunculkan kemandirian pangan dan gizi mandiri.

“Diversifikasi pangan Indonesia bukan saja beras, terdapat; ubi, sorgum, mocaf, porang atau singkong. Optimalisasi keragaman pangan sesuai karakteristik daerah melalui Program Desa Pangan Mandiri diharapkan desa mampu menyediakan dan memanfaatkan sumberdaya setempat secara berkelanjutan sehingga terciptalah ketahanan pangan, gizi mandiri dan diharapkan mampu tercapai kemandiran pangan," ucap dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut