Desa Mandiri Pangan Punya Ganjar Pranowo Sukses Atasi Lonjakan Harga Beras, Ini Buktinya
JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo (GP), Ammarsjah Purba mengatakan salah satu kunci sukses Ganjar Pranowo mengatasi permasalahan pangan di Jawa Tengah adalah dengan memperkuat ketahanan pangan desa. Hal itu dilakukan dengan program Desa Pangan Mandiri.
Hal tersebut ia sampaikan saat menanggapi situasi lonjakan harga beras yang terjadi saat ini dan sudah berlangsung cukup lama.
“Menjamin ketersediaan pangan dari dalam negeri, aman, berkualitas, murah, dan terdiversifikasi berbasis kearifan, karakteristik dan keunggulan daerah masing-masing melalui Desa Mandiri Pangan adalah salah satu program sukses yang dilakukan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah. Program sukses ini dapat diduplikasi untuk mengatasi ketahanan pangan khususnya lonjakan harga beras saat ini,” ucapnya dalam keterangan resminya, Rabu (8/11/2023).
Diketahui, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2023, di Kantor Kemendagri, Jakarta (6/11) menyampaikan penyumbang paling besar angka inflasi dari volatile food atau inflasi yang disebabkan kenaikan harga pangan. Komoditas yang sejauh ini menyumbang besar adalah harga beras dan cabai.
Ganjar Pranowo Tegaskan Indonesia Harus Jadi Inisiator Perdamaian dalam Konflik Palestina dan Israel
“Inflasi muncul di Indonesia karena volatile food, dari beras maupun cabai, kemudian kita berbicara bawang putih tapi food selalu menjadi contributor besar inflasi,” tutur dia.
Intip Program Desa Dampingan, Cara Ganjar Pranowo Kurangi Kemiskinan
Sementara itu, berdasar rekam jejak Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan dan BPS, harga kenaikan beras medium 7 November 2022 sebesar Rp10.775 saat ini 6 November 2023 sebesar Rp13.551 atau mengalami kenaikan Rp2.776. Beras menyumbang inflasi sebesar 1,72 persen (mtm) terjadi di 87 kota dan hanya 2 kota yang mengalami defalsi beras dan 1 lainnya stabil.
Disparitas lima wilayah tertinggi adalah Provinsi Sumatera Barat, Papua Barat, Papua, Riau, dan Maluku. Adapun lima wilayah terendah adalah Provinsi Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Sumatera Selatan dan Jawa Barat.
Prestasi Ganjar Pranowo Kelola Ekonomi Rakyat Jawa Tengah, Program Kartu Jateng Sejahtera hingga Hidupkan UMKM
Ammarsjah menambahkan sejatinya bangsa ini kaya akan diversifikasi pangan bukan saja beras. Optimalisasi kekuatan ketahanan pangan desa bukan saja menghadirkan kemandirian namun lebih lanjut akan memunculkan kemandirian pangan dan gizi mandiri.
“Diversifikasi pangan Indonesia bukan saja beras, terdapat; ubi, sorgum, mocaf, porang atau singkong. Optimalisasi keragaman pangan sesuai karakteristik daerah melalui Program Desa Pangan Mandiri diharapkan desa mampu menyediakan dan memanfaatkan sumberdaya setempat secara berkelanjutan sehingga terciptalah ketahanan pangan, gizi mandiri dan diharapkan mampu tercapai kemandiran pangan," ucap dia.
Editor: Puti Aini Yasmin