Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harlah 100 Tahun, Perindo Apresiasi Peran NU sebagai Pilar Peradaban Bangsa
Advertisement . Scroll to see content

Di Webinar Partai Perindo, Peneliti Indef Ungkap Pemicu Startup di Indonesia Berangsur Bangkrut

Jumat, 10 Juni 2022 - 19:27:00 WIB
Di Webinar Partai Perindo, Peneliti Indef Ungkap Pemicu Startup di Indonesia Berangsur Bangkrut
Di Webinar Partai Perindo, peneliti Indef ungkap pemicu startup di Indonesia berangsur bangkrut. Foto: MNC Media
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Keberadaan startup atau perusahaan rintisan teknologi di Indonesia saat ini seperti diterjang ombak besar. Banyak startup di antaranya mulai goyah hingga bangkrut dengan mem-PHK karyawan.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan, saat awal kemunculannya, startup di Indonesia terus mengalami perkembangan yang berjumlahnya mencapai ribuan dan berada di urutan ke-5 besar dunia.

"Jumlah startup (Indonesia) urutan ke- 5, perkembangan startup di Indonesia cukup pesat di mana jumlah startup mencapai 2,379," kata Nailul Huda dalam paparannya di webinar Partai Perindo bertajuk 'Startup Mulai Berguguran, Ada Apa?' di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Berada di peringkat ke-5 dunia dengan jumlah sebanyak 2,379 startup, Indonesia masih di bawah Amerika Serikat, India, United Kingdom (UK) atau Inggris dan Kanada yang mendominasi banyaknya jumlah startup di dunia.

"Indonesia cuma kalah dari Amerika, India, UK dan Kanada. China hanya punya 618 startup," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut